Wabup Dorong Pemuda Rejosari Optimalkan Potensi Alam Mertokondo

by -34 views

WONOSOBOZONE – Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo menyambut positif antusiasme warga Dusun Mertokondo, Desa Rejosari Kecamatan Kalikajar yang kini tengah antusias menggali potensi wisata alam mereka. Dalam kunjungan kerjanya bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Wonosobo, Minggu (22/4), Wabup mengaku gembira dengan semangat warga membangun desa nya dengan mengoptimalkan potensi yang ada. “Sangat positif dan saya kira ini layak untuk kita dukung bersama agar potensi alam yang dimiliki dusun Mertokondo benar-benar mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat nya,” tutur Wabup saat ditemui di sela acara gelar seni budaya Mertokondo, Minggu (22/4).

Secara khusus, Wabup menyebut peran para pemuda di Dusun Mertokondo mestinya dapat lebih dioptimalkan lagi. Pemuda, menurut Agus selayaknya menjadi motor penggerak kemajuan desa, karena tenaga dan pemikiran mereka lebih kuat dan lebih mampu beradaptasi dengan iklim saat ini. “Warga masyarakat, khususnya yang muda muda saya minta untuk jeli menangkap peluang, serta kreatif dan inovatif demi mengoptimalkan potensi wisata yang ada di Mertokondo ini,” lanjut Agus. Pemerintah Kabupaten, dikatakannya akan terus mendorong dan mendukung setiap upaya desa untuk maju, termasuk salah satunya melalui pemanfaatan potensi alam agar dapat difungsikan sebagai destinasi wisata.

Dusun Mertokondo, seperti dijelaskan Ketua Pokdarwis Pakisbatu Tirto Suwignyo setidaknya memiliki 4 objek wisata berbasis keindahan alam yang siap dikembangkan. “Yang sudah kami garap ada Bukit Coko Bolo, Bukit Serandil, Curug Grenjeng dan arung jeram Tirto Jali,” beber Tirto Suwigyo. Selain itu, Mertokondo juga menyimpan potensi wisata sejarah yang berkaitan dengan perjuangan Pangeran Diponegoro kala melawan penjajah Belanda. “Sisi sejarah yang menandai berdirinya dusun Mertokondo ini cukup unik dan menarik karena jejaknya masih bisa kita temukan di petilasan Raden Bambang Margono, tokoh pendiri dusun ini yang terletak atas bukit sebelah timur dusun,” ungkap Tirto.

Kelebihan lain dari Dusun Mertokondo, diakui pula oleh Penasehat HPI Wonosobo Agus Purnomo. “Kalau semua pihak sudah memiliki semangat yang sama, berarti ke depan tinggal bagaimana warga menjaga agar objek wisata selalu bersih serta tetap ramah kepada setiap pengunjung yang datang,” ungkap Agus. Keindahan alam di Mertokondo, menurut Agus saat ini banyak dicari oleh wisatawan, baik dari dalam Negeri maupun Mancanegara. Dengan dikenalnya Mertokondo sebagai destinasi wisata alam alternatif, Agus juga optimis nantinya wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo tak hanya mengenal Dieng. “Dampak positif lainnya adalah terbukanya lapangan pekerjaan bagi para pemuda Desa Rejosari sehingga mereka juga lebih mandiri dan menjadi penggerak ekonomi desa,” tandas Agus.

Kondisi positif itu masih didukung dengan komitmen Kepala Desa Rejosari, Edi Sudiyoko yang menegaskan ia sangat apresiatif terhadap adanya antusiasme warga Mertokondo untuk maju dengan potensi alamnya. “Selaku Kades saya jelas sangat mendukung upaya memajukan dusun melalui pengembangan pariwisata alam ini,” terang Edi. Wujud dukungannya, dikatakan Edi diantaranya adalah merealisasikan pembangunan jalan sebagai akses menuju ke objek wisata sehingga nantinya para pengunjung merasakan kenyamanan saat hendak menikmati keindahan. Selain itu, pihak Pemerintah Desa juga telah merencanakan untuk membangun sarana lain yaitu arena pentas seni dan budaya di salah satu lahan milik Desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *