Tangani Limbah B3, RSUD Wonosobo Gelontorkan 700 Juta Per Tahun

by -38 views

WONOSOBOZONE – RSUD Setjonegoro Kabupaten Wonosobo mengeluarkan biaya sedikitnya 700 juta dalam membayar pihak ketiga untuk mengelola dan menangani limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tiap tahunnya. Hal tersebut disampaikan Ketua Manajemen Fasilitas Kesehatan (MFK) RSUD Setjonegoro Kabupaten Wonosobo, Sagiman di sela kegiatan ini House Training pengelolaan dan penanganan limbah B3 di aula RSUD Setjonegoro Kabupaten Wonosobo, Selasa (27/3). “Tiap hari limbah B3 yang kami hasilkan antara 100 – 150 kg. Jadi kalau dalam waktu satu tahun, rata-rata limbah B3 terendah bisa mencapai 456 ton. Ketika di hitung biaya untuk menanganinya, bisa mencapai 700 juta,” ungkap Sagiman yang juga bertindak sebagai ketua panitia kegiatan pembinaan para karyawan RSUD di aula tersebut.

Sagiman menambahkan, selain menghasilkan limbah B3 tiap harinya, RSUD Setjonegoro juga memiliki limbah berbentuk organik dari aktivitas pelayanan kesehatan. Namun untuk Limbah organik tersebut, lanjutnya, dikelola dan ditangani sendiri oleh pihak RSUD Setjonegoro. Mengingat banyaknya biaya yang telah digelontorkan untuk menangani limbah B3 cukup besar. “Selain mengeluarkan biaya besar, kami juga masih mampu menanganinya sendiri. Dalam satu tahun, limbah organik kami bisa mencapai 2 ton. Jadi cukup banyak limbah yang kami hasilkan,” tandas Sagiman.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama RSUD Setjonegoro Kabupaten Wonosobo, dr. Muhammad Riyatno. Menurut Riyatno, pengelolaan limbah dari RSUD memang cukup besar dan memakan biaya banyak. Oleh karenanya, Riyatno menjelaskan beberapa solusi dalam memangkas anggaran tersebut, diantaranya dengan menciptakan pengelolaan limbah secara mandiri. “Selain kita bisa berhemat ketika mengelola limbah sendiri, RS yang ada di daerah lain juga bisa kita bantu kelola. Malah kita dapat pemasukan yang besar dari situ. Ide ini sudah lama kami ajukan ke Pemkab, namun belum disetujui. Semoga tahun ini bisa disetujui,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *