PMI Wonosobo Naikan Target 1,2 M Penggalangan Dana 2018

by -53 views

WONOSOBOZONE. Setelah tiga tahun berturut-turut pencapaian penggalangan bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo melampaui target dari 1M sehingga di tahun ini target dinaikan menjadi 1,2 M.

Di tahun 2015 perolehan penggalangan bulan dana PMI melampaui target 14 juta dari yang di targetkan di angka 1 M, kemudian di tahun 2016 memperoleh 45 juta dari target yang sama di tahun sebelumnya di 1M, setahun berikutnya melampaui target lagi sebanyak 75 juta dari target yang sama di dua tahun sebelumnya.

Bupati Eko Purnomo secara resmi mencanangkan penggalangan bulan dana PMI tahun 2018 tersebut, sekaligus lakukan penyerahan kupon secara simbolis di Pendopo Senin (26/3).

Kepada PMI Kabupaten Wonosobo, Bupati menegaskan, “Dana tersebut terkumpul dari masyarakat melalui sumbangan, dan hal itu tentu menjadi tanggung jawab PMI untuk menjawab kepercayaan dengan kinerja yang semakin profesional,” tegasnya.

Eko mengatakan Palang Merah Indonesia (PMI) saat ini bukan hanya menyediakan darah ataupun kegiatan donor darah, namun PMI saat ini berfungsi semakin luas yaitu membantu pemerintah Indonesia di bidang sosial kemanusiaan terutama yang masuk dalam tugas kepalangmerahan.

Tugas itu meliputi, bantuan dan penanggulangan bencana, pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan dan pelayanan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, maka PMI harus terus berkolaborasi dan memberikan inovasi sebaik mungkin demi kesehatan maupun kesejahteraan masyarakat.

Terkait target penggalangan dana PMI Kabupaten Wonosobo, menurut sekda Eko Soetrisno Wibowo yang merupakan Ketua I PMI Wonosobo mengatakan, penetapan target ini berdasarkan kesepakatan rapat pengurus. Eko menambahakan sebenarnya untuk tahun 2018, dengan melihat kondisi saat ini potensi porolehan bisa mencapai 1,5 M.

Pihak PMI sendiri sudah melakukan berbagai strategi agar angka yang ditargetkan bisa tercapai. Selain target naik, nilai perkupon yang di sosialisasikan ke masyarakatpun juga mengalami kenaikan walaupun tidak begitu signifikan. Namun kenaikan tersebut juga disesuaikan dengan keadaan masyarakat di Kabupaten Wonosobo. Sehingga tidak memberatkan atau menambah beban bagi masyarakat.
Dengan nominal terendah Rp 2.000,00.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *