Marak Penyelundupan, Imigrasi Belakang Padang Gencarkan Sidak

by -32 views

BATAMZONE – Maraknya kasus penyelundupan Narkoba via Batam yang tengah menyita banyak perhatian menjadikan semua instansi terkait lebih waspada, diantaranya Kantor Imigrasi Belakang Padang Kelas II. Hal tersebut terlihat ketika Kantor Imigrasi tertua nomor dua di Indonesia melakukan operasi mendadak (sidak) belum lama ini. Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Washono menyebut sidak akan gencar dilakukan mengingat tengah maraknya beberapa kasus penyelundupan. “Sebenarnya sebelum viralnya kasus ini kami juga kerap melakukan sidak di beberapa kapal yang melintas dari luar negeri menuju Indonesia melalui Batam. Nah sekarang kami akan lebih gencar lagi melakukan sidak dengan menerjunkan segenap SDM kami yang ada agar hal-hal yang melanggar hukum dapat ditindak,” terangnya kepada wartawan melalui telepon genggam, Senin (1/3).
Namun Washono menyebut, sidak yang dilakukan bukan diprioritaskan untuk pengawasan barang, melainkan oknum yang dianggapkan melanggar hukum. Hal itu didasarkan tugas dari Imigrasi adalah menindak segala pelanggaran yang dilakukan oleh manusia ditingkat antar Negara. “Jadi disini kami menindak manusianya baik warga Negara luar negeri yang hendak ke Indonesia ataupun sebaliknya ketika melakukan pelanggaran Hukum. Sedangkan apabila diketemukan barang penyelundupan atau apapun selain orangnya, kami kirimkan ke instansi terkait, seperti bea cukai dan kepolisian. Karena kami telah bersinergi sejak lama,” tandasnya.

Sementara terkait penangkapan warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan pelanggaran, salah seorang petugas Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Batam, Ardiles Fransisco mengaku pihaknya telah berhasil menangkap satu WNA dari benua Asia ketika sidak pada bulan Januari 2018. WNA tersebut, lanjut Ardiles, ditangkap lantaran tak memiliki surat-surat resmi untuk berkunjung ke Indonesia. “Akhirnya WNA ini kemi deportasi alias kami kembalikan ke negara asalnya. Semoga dengan gencarnya sidak yang kami lakukan dapat meminimalisir pelanggaran hukum yang dilakukan WNA ketika hendak ke Indonesia ataupun sebaliknya,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *