Meski Geografis Bergunung-Gunung, Wonoroto Berhasil Raih Juara 1 PKK Kabupaten

by -138 views

WONOSOBOZONE – Meski terletak di daerah pegunungan dan jauh dari pusat keramaian di Kabupaten Wonosobo, semangat warga Kelurahan Wonoroto, Kecamatan Watumalang, Kab. Wonosobo untuk memberdayakan diri melalui kegiatan PKK, sangat tinggi. Hal tersebut terbukti ketika pelaksanaan 10 Program Pokok Pembersayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan lomba hatinya PKK dimenangkan oleh Kelurahan yang memiliki luas wilayah tak lebih dari 5 km2 tersebut. Hal itu pula, menandakan bahwa PKK Kelurahan Wonoroto berhak maju pada lomba yang sama di tingkat Propinsi Jawa Tengah. Hasil tersebut telah melalui penilaian yang dijadwalkan dengan dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo, dan Wakilnya, Sudarli Heru Sudjatmoko yang ternyata berhalangan hadir. Sehingga harus diwakilkan Sekretaris TP PKK Jateng, Rina Tamsil belum lama ini. Kunjungannya beserta rombongan ke daerah pegunungan itu, dalam rangka melakukan penilaian dan monitoring secara langsung pelaksanaan kegiatan 10 Program Pokok PKK di lapangan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Wonoroto, Sri Baikuniati Marsudiono mengaku sangat bangga pengurus PKK dan warga setempat mau bahu-membahu melaksanakan programnya. Sehingga kegiatan PKK bisa berjalan secara maksimal. “Jika dilihat dari letaknya, kami berstatus Kelurahan Wonoroto. Namun lokasinya berada di daerah pedesaan yang medannya bergunung-gunung dan jauh dari pusat kota Kecamatan Watumalang mau pun Kabupaten Wonosobo,” terang Sri kepada Wartawan, Selasa (20/2). Ia juga menjelaskan, untuk kelompok kerja (Pokja) I lebih diarahkan pada optimalisasi pola asuh anak dan remaja dalam keluarga. Bentuknya berupa kegiatan pendidikan karakter, keluarga sadar hukum dan optimalisasi save the children. “Selain itu masih ada program optimalisasi basis komunitas (Baskom), pembinaan karakter bangsa dan pengembangan kelurahan layak anak. Dalam menggiatkan gotong royong, ada program giat bersih lingkungan melalui kerja bhakti bersama, memberdayakan lansia, pengembangan hewan ternak, dan  pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tambah Sri di sela-sela menjalankan programnya.
Sementara itu, di Pokja II yang membewahi bidang pendidikan dan ketrampilan, kegiatan yang ada meliputi lomba mars PKK dan Mars KB, wajib belajar 12 tahun, pengembangan Paud dan kursus ketrampilan tangan. “Saat ini beberapa warga mengembangkan ketrampilan membuat tas, dompet dan aneka hiasan rumah tangga berbahan ronce. Ada juga pusat pembuatan alis dan ketrampilan kuliner dengan membuat makanan tradisional berbahan lokal,” ungkapnya. Ada pun program Pokja III yang meliputi pangan, sandang, dan perumahan, diproyeksikan untuk mengembangkan makanan khas daerah setempat dan pembudidayaan buah-buahan. Kelurahan Wonoroto kini termasuk sentra buah nanas, salak, dan pisang unggul. Di bidang sandang, lanjut Sri, ada pengembangan usaha kreatif di sektor tata boga dengan membuat desain baju berbahan batik. TP PKK tak segan menggelar pelatihan ketrampilan jahit-menjahit dan desain fashion. “Untuk sektor perumahan dan tata laksana lingkungan, diarahkan pada rumah sehat dan sanitasi yang baik. Di sekiling rumah pada pekarangan yang kosong wajib ditanami buah dan sayuran berpot. Sementara itu, Pokja IV yang meliputi bidang kesehatan warga digerakan melalui kegiatan posyandu, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, fasilitas kesehatan kelurahan dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” beber dia.
Posyandu dilakukan untuk pemeriksaan balita dan ibu hamil, pencegahan penyakit menular dan kesehatan lingkungan. Sampah juga dikelola dengan baik melalui daur ulang sampah organik dan bank sampah non organik. Hal itu juga dibenarkan Kepala Kelurahan Wonoroto Marsudiono. Kelurahan yang dipimpinnya memiliki delapan lingkungan. Lingkungan tersebut meliputi Wonoroto, Sayangan, Welahan, Mergowati, Bengkok, Jambon, Klesem Atas dan Klesem Bawah. Meski pun letak antara satu lingkungan dengan lingkungan yang lain saling berjauhan dan dengan kontur tanah yang naik turun. Potensi di bidang pertanian dan pemberdayaan perempuan sangat baik untuk dikembangkan. “Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Kelurahan Wonoroto telah menyentuh berbagai sendi kehidupan keluarga, dalam upaya untuk memberdayakan masyarakat guna mewujudkan keluarga mandiri dan sejahtera,” terang dia.
Sekretaris TP PKK Jateng, Rina Tamsil, mengaku sangat terpesona dengan sambutan hangat masyarakat, serta melihat berbagai potensi yang ada di Kelurahan Wonoroto. Pihaknya mengharapkan, pemberdayaan kepada masyarakat yang selama ini dilakukan harus terus dijalankan, serta terus dimaksimalkan. “Ini sudah sangat bagus, harus terus dimaksimalkan,” tandasnya, usai memetik buah nanas kualitas super di halaman kelurahan setempat. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *