Pojok Pengawsan Panwaslu Wonosobo Di Launching

by -123 views

WONOSOBOZONE – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Wonosobo melaunching Pojok Pengawasan guna meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat. Pojok Pengawasan dilaunching langsung Bupati Wonosobo, didampingi Ketua Bawaslu  Jawa Tengah, Kapolres Wonosobo, Sekda Wonosobo, Komisioner Panwaslu Kabupaten Wonosobo, di Kantor Sekretariat Panwaslu Kabupaten Wonosobo, Kamis (15/2).


Menurut Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, M Fajar Saka, Pojok Pengawasan merupakan program Nasional Bawaslu yang merupakan media untuk sosialisasi tentang pengawasan Pemilu sekaligus menjadi tempat berdiskusi oleh masyarakat. Pojok pengawasan ini terbuka untuk umum. Siapa pun boleh berkunjung kapan pun untuk mengakses informasi tentang Pemilu. Tujuannya agar masyarakat mudah mendapatkan informasi yang nantinya berdampak pada munculnya kesadaran untuk ikut aktif dalam pengawasan Pemilu.


“Pojok Pengawasan ini tidak hanya menjadi simbol, tapi nanti akan dikelola dengan membuat kegiatan diskusi yang diikuti oleh semua elemen masyarakat. Karena peran partisipasif sangat diperlukan, dimana pengawasan dilakukan bersama sama masyarakat, tidak hanya exlusive oleh Bawaslu maupun lembaga kepemiluan lainya,” pungkas Fajar.


Senada, Ketua Panwaslu Kabupaten Wonosobo, Eko Fifin, juga menyampaikan bahwa Pojok Pengawasan adalah sebagai bentuk strategi dalam pengawasan dan pencegahan keberlangsungan Demokrasi. “Pojok Pengawasan sebagai simbul keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dan pengawalan Pilkada 2018, dan untuk meminimalisir pelanggaran pelanggaran kepemiluan,” ungkap Eko Fifin.


Sementara Bupati Wonosobo pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi positif kepada PANWASLU Kabupaten Wonosobo, atasadanya Pojok Pengawasan, sebagai salah satu ruang akses informasi tentang penyelenggara dan penyelenggaraan Pemilu serta representasi pendidikan politik bagi masyarakat. Keberadaan Pojok Pengawsantentunya dapat dijadikan sebagai Media Center Panwaslu maupun Pusat Aduan terhadap penyelenggaraan dalam Pemilu, apalagi menghadapi tantangan pelaksanaan PEMILU yang akan dilaksanakan berturut-turut pada tahun 2018 dan tahun 2019 mendatang yang tidak bisa dikatakan enteng serta tentunya akan sangat menguras tenaga dan pikiran. Komunikasi, koordinasi dan harmonisasi dari seluruh penyelenggara PEMILU sangat dibutuhkan, sehingga dapat meminimalkan berbagai permasalahan yang kemungkinan muncul pada PEMILU.


semoga keberadaan Pojok Pengawasan,dapat menjadi sarana yang mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa Politik itu Indah,” pungkas Eko Purnomo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *