​Jalan Utama Kaliwiro-Kalibawang Putus

by -203 views

WONOSOBOZONE –  Jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Kaliwiro dan Kecamatan Kalibawang longsor total. Hal tersebut diduga kuat lantaran adanya hujan deras beserta angin kencang nan berkepanjangan yang mengguyur Kabupaten Wonosobo pada Minggu malam (28/1). Menurut Komandan Koramil Kaliwiro, Kapten Inf Sutiyono di sela pantauan pada Senin (29/1) menjelaskan peristiwa putusnya jalan utama yang berada pada sisi Timur Tenggara Kabupaten Wonosobo itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Jalan sepanjang 20 meter dengan lebar 6 meter dan kedalaman 10 meter longsor. Beruntungnya, lanjut Danramil, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. “Karena sejak sore sampai dini hari hujan deras ditambah angin kencang yang cukup lama menjadikan jalan ini Longsor. Lokasi longsornya jalan terjadi di Dusun Gumiwang, Desa Selomanik, Kecamatan Kaliwiro,” terang Kapten Inf Sutiyono.
Akibat jalan yang putus tersebut, Danramil mengatakan arus lalu lintas di wilayah Kalibawang-Kaliwiro terganggu karena tidak bisa dilewati oleh kendaraan apapun, baik kendaraan roda empat bahkan kendaraan roda dua. Untuk kendaraan bermotor yang akan melintas, menurut Danramil telah dialihkan ke jalan Desa sekitar. “Di jalur ini benar-benar putus total, tak ada yang bisa melalui bahkan untuk pejalan kaki sekalipun. Jadi terpaksa bagi kendaraan yang hendak melintas harus memutar melalui jalan darurat yang kami sediakan yakni jalan di Desa Diwek. Namun untuk kendaraan besar seperti truk tidak bisa melewati jalan ini,” ungkapnya.
Terkait penanganan, Kapten Inf Sutiyono mengaku pihaknya bersama Polsek Kaliwiro, BPBD Wonosobo dan DPU Wonosobo sudah melakukan cek lokasi untuk menentukan tindakan selanjutnya. “Karena lokasi longsor berskala besar membutuhkan penanganan dengan alat berat sekaligus menunggu hasil koordinasi tingkat Pemerintah daerah, kami bersama masyarakat desa setempat melakukan kerja bhakti mengantisipasi terjadinya longsor susulan, dengan dibantu Polsek dan BPBD. Untuk keluar masuknya kendaraan ke jalan desa diatur oleh Linmas dan Banser,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *