​Kementerian BUMN Tunjuk Desa Dieng Jadi Percontohan Desa Online

by -107 views

 WONOSOBOZONE – Desa Dieng, Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo menjadi pilot project, alias percontohan program desa wisata online yang digulirkan Kementerian BUMN melalui PT Indonesia Conmets Plus, ICON+, salah satu anak usaha PT PLN Persero. Kepastian terkait hal tersebut diungkap Asisten Deputi (Asdep) Bidang Usaha, Energi, Logistik dan Pariwisata Kementerian BUMN RI, Agus Haryono di kantor Bupati, sesaat sebelum mengunjungi Desa Dieng, Rabu (24/1). Wonosobo dipilih menjadi mitra ICON+ bersama 4 Kabupaten lain, yaitu Mandalika, Toba Samosir, Kutai Kartanegara dan Banyuwangi karena menurut Agus, pihaknya berupaya untuk mendorong Kabupaten di tengah Pulau Jawa ini lepas dari status sebagai Kabupaten termiskin se-Jawa Tengah.

 

“Alasan pemilihan Kabupaten Wonosobo secara pasti saya tidak mengetahui, namun kemungkinan karena statusnya yang belum beranjak dari urutan pertama Kabupaten termiskin, sehingga diharapkan melalui program ini bisa membantu,” tutur Agus. Nantinya, program tersebut menurut Direktur Niaga ICON+, Ardian Cholid bakal memudahkan Desa untuk dapat mengakses internet dengan kecepatan cukup tinggi dan tanpa batas kuota, serta gratis. Dengan kemudahan akses internet, pihak ICON+ berharap warga masyarakat akan lebih optimal dalam memanfaatkan teknologi untuk mengangkat potensi perekonomian mereka, termasuk dalam hal promosi wisata maupun pertanian maupun peternakan. “Wisatawan yang berkunjung ke Dieng juga dapat memanfaatkan akses gratis ini selama 24 jam dan kecepatan yang konstan karena ICON+ memanfaatkan jaringan listrik PLN untuk pemasangan fiber opticnya,” jelas Ardian.

 

Selain itu, internet gratis dari ICON+ disebut Ardian juga dapat dimanfaatkan untuk memantau situasi keamanan di seputar objek wisata, karena dengan kapasitas mencapai 1 Terbyte sangat mencukupi untuk pemasangan CCTV maupun aplikasi lain seperti Panic Button dan pengembangan teknologi informasi lainnya.  Untuk mengawal program agar mudah dipantau, Ardian juga mengaku pihaknya menerjunkan tenaga ahli mendampingi desa.

 

Program internet gratis untuk Desa Dieng mendapat sambutan positif dari Wakil Bupati, Agus Subagiyo yang justru memiliki harapan lebih, agar ICON+ dapat mendukung Open Government di Kabupaten Wonosobo. “Saya berharap kepada Kementerian BUMN agar program ini tidak berhenti sampai di sini, sehingga dapat mendukung Open Government Kabupaten sampai nantinya juga merambah ke 22 Desa wisata lain di Kabupaten Wonosobo,” ungkap Wabup. Agus mengaku optimis

pengembangan IT yang dilakukan oleh anak perusahaan‘ PLN tersebut bisa meningkatkan promosi sektor wisata di Wonosobo dan juga pengembangan informasi terkait sektor pertanian, perdagangan dan jasa.

 

Sambutan positif juga diungkap Kades Dieng, Mardi Yuwono yang mengaku program wifi gratis sudah sangat membantu warga masyarakat sampai para wisatawan dan pelaku usaha wisata. ”Wifi gratis tersebut sudah dimanfaatkan oleh pihak desa dan juga pemilik home, serta mampu menghemat beban biaya internet yang rata-rata mencapai 500 Ribu Rupiah per bulan,” beber Mardi. Kedepan, ia berharap program tersbeut juga dapat diperluas sampai ke fasilitas publik seperti BUMDes, sekolah dan Pendidikan anak usia Dini (PAUD), maupun Homestay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *