Polisi Turut Awasi Dana Transfer Desa 2018

by -75 views

WONOSOBOZONE – Besarnya dana transfer Desa (DTD)  yang dialokasikan untuk Tahun anggaran 2018 menuntut kehati-hatian jajaran Kades beserta para perangkatnya, terutama dalam pengelolaan dan alokasinya, agar sesuai sasaran yang ditetapkan. Demi menghindari terjadinya kesalahan dalam tata kelola DTD itulah, Pemkab Wonosobo melalui Bagian Pemerintahan Setda menggelar sosialisasi pedoman pelaksanaan Dana Transfer ke Desa, Jum’at (19/1). Tak hanya para Kades, acara yang dihelat di Sasana Adipura Kencana itu juga menghadirkan Camat beserta jajaran pejabat Kecamatan terkait, sampai Kapolsek dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Wonosobo. 


Kehadiran para Kapolsek, diterangkan Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras adalah demi memberikan pemahaman kepada semua pihak yang terkait DTD, bahwa Polisi juga turut mengawasi pelaksanaan Dana Transfer agar sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Dasarnya adalah MoU antara Kapolri dengan Menteri Desa    Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dimana kepolisian diminta untuk turut mengawasi agar Dana transfer tidak melenceng atau disalahgunakan,” terang Kapolres saat ditemui usai acara sosialisasi.


Dana desa, yang saat ini besarnya berada di kisaran 1 Milyar Rupiah, menurut Abdul Waras harus benar benar teralokasi sesuai dengan tujuan yang ditargetkan Pemerintah, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan pekerjaan, mengatasi kesenjangan, serta mengurangi angka kemiskinan. Karena itulah, jajaran kepolisian ditegaskan Kapolres siap untuk secara serius mengawasi pelaksanaan DTD di setiap Desa. “Para Kades dan perangkat Desa juga mesti pegang kunci, yaitu taat terhadap aturan – aturan yang sudah ditetapkan sehingga terhindar dari perilaku menjurus pada tindak korupsi,” tegas Kapolres. Apabila aturan – aturan yang ada dipatuhi, Kapolres meyakini tujuan Pemerintah untuk meningkatkan perputaran Roda ekonomi pedesaan lebih mudah dicapai. 


Selaras dengan Kapolres, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo juga berharap acara sosialisasi pelaksanaan DTD dapat membuka pemahaman jajaran kades beserta perangkat, hingga Camat dan pejabat lain yang terkait. “Seluruh pemerintah desa, utamanya kepada kepala desa sebagai pemegang kekuasaaan pengelolaan keuangan desa, saya harap untuk benar-benar memahami dan melaksanakan ketentuan pengelolaan keuangan desa dengan sebaik-baiknya, sehingga pengelolaan dana transfer ke desa tahun 2018 dapat tepat manfaat serta waktu,” tandasnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *