Hendak Ke Dieng Pakai Aplikasi Peta, Mobil Ini Malah Tersesat 

by -29 views

WONOSOBOZONE – Seorang wisatawan asal Yogyakarta, Zain Johansyah, harus mengalami nasib kurang menyenangkan saat hendak berlibur ke Dieng pada Rabu (27/12) pagi. Bagaimana tidak, saat berkendara waktu malam, Zain bermaksud menggunakan aplikasi peta yang ada di dalam ponsel pintarnya. Namun hasilnya sungguh tidak disangka, perjalanannya justru berakhir di sebuah jalan tanah dan sempit yang bahkan membuat mobilnya tidak bisa berputar haluan dan bannya mengalami selip.

Tidak kehabisan akal, Zain kemudian menghubungi nomor call center Polres Wonosobo. Oleh petugas piket SPKT, Bripka Agung Jatmiko, Zain kemudian diminta untuk membagikan lokasinya melalui aplikasi pesan singkat. Berbekal informasi itu, Polisi langsung mendatangi TKP yang ternyata berada di tengah dusun di Wilayah Desa Sitiharjo Kecamatan Garung. Akhirnya, mobil berhasil didorong mundur polisi dan warga hingga ke jalan utama.

Saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Zain menjelaskan dirinya bermaksud hendak pergi ke Bukir Sikunir untuk melihat matahari terbit. “Kami berangkat malam karena berharap sampai sana sebelum pagi. Kami menggunakan aplikasi peta di ponsel karena jalanan sangat sepi. Ternyata akhirnya tersesat,” katanya.

Sementara itu, menurut warga sekitar, Nur, kejadian tersebut bukan sekali ini terjadi. “Beberapa waktu yang lalu juga pernah kejadian. Katanya juga mau ke Sikunir. Dan tersesat juga lewat jalur yang sama,” katanya. “Kami berharap agar hal ini juga jadi perhatian pemerintah. Setidaknya di jalur utama menuju kesini dipasang plang himbauan,” harap Nur.

Berkaitan dengan kejadian tersebut, Paur Humas Polres Wonosobo Bripka Nanang menghimbau kepada wisatawan yang akan menuju Dieng untuk lebih berhati-hati. “Jangan terlalu percaya sepenuhnya pada aplikasi ponsel. Wilayah Wonosobo yang bergunung-gunung sering menyebabkan aplikasi ponsel yang menggunakan sinyal seluler, sering terganggu. Jika ragu, lebih baik tanyakan langsung ke kantor polisi terdekat atau petugas kepolisian yang ada,” katanya. “Jelang libur tahun baru ini, kami gelar hamper 2/3 jumlah anggota untuk pengamanan jalur. Jadi kapan saja dan dimana saja warga membutuhkan, kami aka nada,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *