​Unjuk Gigi, Komunitas Aquascape Sita Perhatian Ribuan Penonton

by -350 views


WONOSOBOZONE – Komunitas Aquascape yang bergerak dibidang seni mengolah hiasan tanaman dan batuan dalam aquarium menjadi salah satu yang kini banyak digemari kalangan muda. Banyaknya anggota yang tergabung dalam Aquascape Wonosobo (AW) menandai bahwa pecinta aquarium dan ikan hias semakin buming. Perkumpulan hobi pecinta satwa air yang hampir berusia tiga tahun itu akhirnya memberanikan diri untuk menampilkan berbagai karyanya di ruang publik. Hal tersebut terlihat ketika puluhan aquarium yang didalamnya terdapat hiasan tanaman dan batuan memenuhi meja di paseban wetan alun-alun Kota Wonosobo, kemarin (10/12). Tak hanya para pengunjung alun-alun yang terpesona akan keindahan kreasi seni anak-anak Aquascape saja, melainkan para pengunjung dari luar kota juga menyempatkan hadir di Wonosobo untuk menikmatinya. Ketua AW, Darusmarchiano mengatakan pihaknya menggelar pameran ditujukan untuk mengenalkan Aquascape kepada khalayak yang lebih luas. Mengingat konsumsi ikan hias di Wonosobo termasuk tinggi di lingkup Jawa Tengah. “Kami berharap, selain menumbuhkan kreasi berkesenian, melalui aquascape ini generasi muda Wonosobo juga mampu mandiri secara ekonomi, karena minat masyarakat untuk memiliki akuarium semakin tinggi dan tentu menjadi peluang bisnis yang cukup menguntungkan,” terang pria yang akrab disapa Darus kepada wartawan.
Harapan untuk mandiri seara ekonomi tersebut juga disuarakan oleh salah satu anggota Aquascape, Ariswanto. Pria penghobis dan juga penjual ikan hias asal Kalibeber itu mengaku telah merasakan efek positif atas kreasi seni aquarium tersebut. Menurut Aris, penghasilan dari kesukaannya akan aquarium dan ikan hias dapat digunakan untuk menafkahi keluarganya. “Untuk jenis Aquarium dari komunitas kami memiliki harga terendah yang berada pada kisaran 500 ribu rupiah sampai 700 ribu rupiah. Untuk yang ukuran besar bisa mencapai dua juta rupiah,” ungkapnya.
Sependapat dengan keduanya, mantan ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) wilayah Wonosobo, Dwi Sukatman yang menyempatkan hadir dalam pameran tersebut menilai bahwa aquascape layak dikembangkan. “Tentu saya sangat apresiatif dengan keterampilan unik bernama aquascape ini,” tuturnya. Pria yang juga menjabat sebagai CEO percetakan Independent itu  berharap ke depan aquascape lebih memperluas jaringan agar mampu menularkan kreatifitas mereka ke lebih banyak lagi anak-anak muda. “Pelatihan-pelatihan kepada banyak generasi muda akan kami dukung, karena tentu akan berimbas positif berupa kemandirian dan terbentuknya jiwa wirausaha,” lanjutnya. Terbentuknya komunitas aquascape, diyakini Dwi juga bakal memicu anggota untuk memgembangkan kreasi mereka, sehingga pasar pun terbuka semakin luas. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *