​Peminat Umroh di Wonosobo Meningkat

by -145 views


WONOSOBOZONE – Jumlah peminat masyarakat di Wonosobo untuk melakukan ibadah umroh dari tahun ketahun semakin meningkat. Hal tesebut terlihat ketika salah satu biro jasa umroh dan haji Wonosobo, Dewangga Lil Hajj Wal Umroh memberangkatkan sedikitnya 120 jamaah umroh di penghujung tahun 2017. Kepala Cabang Dewangga, Uun Wahyudi mengatakan peningkatan minat umroh di tahun 2017 mencapai 40% dari tahun sebelumnya. “Kalau menurut kami, selain menjadi tren anak muda jaman sekarang, alasan mendasar adalah cukup lamanya masa tunggu haji. Hal itu membuat umroh menjadi alternatif masyarakat untuk dapat melakukan ibadah di tanah suci,” ungkap Uun kepada wartawan usai mendampingi kepulangan jamaah umroh, Senin (11/12).
Uun menyebut pihak Dewangga telah memberangkatkan 5 kali rombongan di lima bulan pertama awal tahun 2017. Sedangkan pemberangkatan yang ke-enam dilakukan pada akhir bulan November kemarin. Untuk bulan Desember, Uun mengaku pihaknya memberangkatkan tiga kali rombongan lagi, yakni pada 19 Desember, 21 Desember dan 28 Desember 2017 dengan jumlah jamaah yang cukup fantastis. “Kami sangat bersyukur dapat memberangkatkan banyak jamaah umroh, meski baru beberapa bulan cabang Wonosobo diresmikan. Hal itu membuktikan keperayaan masyarakat kepada kami semakin meningkat. Semoga hal ini dapat kami pertahankan,” bebernya. Dari 7 kantor cabang yang kami miliki, seperti di Semarang (pusat), Kendal, Rembang, Pati, Kudus dan Solo, Uun mengaku Wonosobo termasuk tinggi peminat jamaah Umrohnya.
Sementara salah satu jamaah umroh muda asal Wonosobo yang berangkat pada November 2017, Lukcy Mandasari (26) mengaku sangat puas atas pelayanan biro jasa Dewangga Lil Hajj Wal Umroh. Menurut Lucky, selain harga murah, pelayanan yang diberikan dari Dewangga dianggapnya sangat optimal. Bahkan usai dari tanah suci, Lucky bersama rombongan mendapatkan bonus jalan-jalan ke Singapura selama satu hari satu malam. “Kami sangat bahagia dapat menggunakan jasa Dewangga Lil Hajj Wal Umroh ini. Semoga ditahun-tahun kedepan Include jalan-jalan ke negara lain semakin bertambah tanpa menaikan harga,” tuturnya. Terkait lamanya masa tunggu haji yang menjadikan umroh sebagai opsi, Lucky membenarkan hal tersebut. Kedepan, Lucky berharap penambahan kuota jamaah haji Indonesia yang diberikan Pemerintahan tanah suci semakin banyak. Sehingga mengurangi lamanya masa tunggu. “Kami juga berharap kepada jamaah haji yang sudah pernah melakukan ibadah haji untuk memberi kesempatan kepada calon jamaah haji lain untuk melakukan ibadah haji dengan tidak ikut melakukan pendaftaran lagi. Cukup sekali saja,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *