Keterbatasan Tidak Membatasi Kedudukan dan Martabat Penyandang Disabilitas

by -232 views



 WONOSOBOZONE – Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember sebagai bentuk kampanye penyadaran masyarakat terhadap permasalahan yang berkaitan dengan penyandang cacat serta sebagai wujud kepedulian dan dukungan kepada penyandang cacat agar hak, martabat dan kesejahteraannya meningkat.

 

Tema Hari Disabilitas Internasional 2017 di Indonesia yaitu menuju masyarakat inklusif, tangguh dan berkelanjutan sesuai UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Pemilihan tema ini berdasarkan masih banyaknya persoalan-persoalan yang dihadapi penyandang cacat, seperti perlakuan diskriminatif dan rendahnya tingkat kesejahteraan para penyandang cacat.
Mengacu pada UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang cacat, maka kedudukan hak dan martabat penyandang cacat (disibilitas) sama dengan warga negara indonesia lainnya dalam setiap aspek kehidupan, karena itu sudah seharusnya seluruh masyarakat indonesia sadar dan memandang positif pada setiap perbedaan yang ada.
Pada peringatan hari disabilitas di Kabupaten Wonosobo dilaksanakan berbagai kegiatan yang dikemas dalam acara Menembus Batas dalam Keterbatasan yang difasilitasi Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo. Agenda kegiatan dilaksanakan dua hari, Sabtu-Minggu, (8-9/12). Dihari pertama diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan para penyandang disabilitas, yaitu lomba menyetrika diikuti penyandang tuna netra, memasukkan benang diikuti penyandang tuna rungu, pukul air diikuti penyandang tuna daksa dan IPJTW, memakai dan melepas kancing baju diikuti tuna grahita, serta estafet bola yang diikuti tuna rungu.  
Hari kedua rangkaian kegiatan peringatan dimulai dengan jalan santai Bersama Wakil Bupati beserta Isteri, yang diikuti kurang lebih 200 orang penyandang disabilitas dengan start dan finis di Pendopo dengan mengambil  rute mengelilingi alun-alun saja. Dilanjutkan pentas seni, tarian, puisi, fashion show, dan di puncak acara di lakukan penyerahan alat bantu bagi penyandang disabilitas. 

 

Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo berpesan agar para penyandang disabilitas di Wonosobo harus tetap bersemangat, beraktifitas dan bekreatifitas tanpa melihat keterbatasan yang ada. Wabup menekankan kepada para penyandang disabilitas khususnya anak-anak usia sekolah harus tetap menuntut ilmu untuk masa depan, Saya pengin semua anak-anak penyandang disabilitas harus tetap semangat untuk Sekolah untuk menuntut ilmu menuju masa depan yang cerah, semua penyandang disabilitas harus tetap semangat beraktifitas, dan berkratifitas, menembus batas dengan keterbatasan tanpa batas, demikian dikatakan Wabup.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Muawal Sholeh menerangkan sampai dengan bulan November ini, penyandang disabilitas di Kabupaten Wonosobo berjumlah 4.240 orang, dengan rincian Disabilitas Fisik 1.711 orang, Disabilitas Intelektual 722 orang, Disabilitas Sensorik 503 orang, Disabilitas Mental 927 orang serta Multi Disabilitas tercatat sebanyak 377 orang.
Sedangkan bantuan yang diberikan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinsospermasdes, meliputi kaki palsu 5 unit, tangan palsu 3 unit, alat dengar 40 unit, Kruch 12 unit, Tripot 50 unit, Walker 12 unit, Asistensi Disabilitas Berat 311 @ Rp 1.400.000, UEP Disabilitas Intelektual 23 @ Rp 1.500.000, Eks Psikotik 13 @ Rp 1.500.000, serta UEP Keluarga Disabilitas Kec.Leksono dan Sukoharjo 28 2 Rp 1.500.000.
Penyerahan dilakukan pada puncak acara peringatan yang dipusatkan dipendopo, penyerahan secara simbolis oleh Wakil Bupati Wonosobo beserta Isteri didampingi Kadinsos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *