​Tanaman Ayoman Untuk Paru-Paru Kota

by -93 views

WONOSOBOZONEPenanaman tanaman ayoman dalam kota sangat penting sebagai paru-paru kota serta penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau, sekaligus sebagai upaya untuk mewujudkan Wonosobo sebagai kota ASRI dan kota ADIPURA. Demikian disampaikan Asisten Pembangunan Sekda Kabupaten Wonosobo, Sumaedi, pada apel penanaman tanaman ayoman kawasan kota. Bertempat di Taman Plasa, Jum’at (24/11).

Pada apel penanaman tanaman ayoman kawasan kota yang merupakan rangkaian kegiatan pekan lingkungan yang mulai dilaksanakan pada tanggal 21-26 Nopember, Sumaedi juga menyampaikan bahwa dilaksanakannya penanaman tanaman ayoman kawasan kota ini, sebagai salah satu wujud untuk mendukung terwujudnya konsep pembangunan perkotaan secara cerdas, holistik, inovatif dan partisipasti, namun tetap memberikan penekanan pada pembangunan berkelanjutan, dimana upaya pembangunan, baik dalam eksploitasi sumber daya alam, maupun khususnya pemanfaatan ruang harus berbasis ekologis serta mendukung pembangunan infrastruktur lingkungan hidup diperkotaan. Semua itu harus dilakukan secara bersama sama oleh semua unsur, baik pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” ini merupakan tanggungjawab Wong Wonosobo,  ‘Ngrumat Wonosobo Ben Resik’ sesuai dengan tema  pekan lingkungan hidup tahun 2017” pungkas Sumaedi.

Kasi Taman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo, Endang Susila, di sela sela penanaman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian momentum bersama yang digagas oleh Pemda bersama komunitas aktifis lingkungan hidup. Yang diharapkan kedepan Pekan Lingkungan menjadi agenda tahunan, selain sebagai momentum namun sekaligus sebagai monitoring capaian dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup.

Sekitar 200 orang dari Kodim, Polres, Pemda serta Komunitas aktifis lingkungan kawasan kota Wonosobo, penggiat lingkungan, Jakilun serta siswa sekolah di kawasan kota Wonosobo, ikut terlibat dalam penanaman tanaman ayoman kawasan kota tersebut.

Pada kesempatan itu dilakukan penanaman pohon ayoman di Jalan A.Yani sebanyak 65 pohon sapu tangan, Jalan Kyai Muntang sebanyak 72 pohon angsana dan Jalan S.Parman sebanyak 35 pohon bungur. “Selain penanaman pohon ayoman juga dilaksanakan penataan pot bunga kawasan kota, yang merupakan bantuan CSR sejumlah 72 pot, dari Tamziz, PKU, Surya yudha,Bkk wonosobo,RSI, Bank Wonosobo,hotel kresna, Kantor pos, Hotel Surya asia dan Nasmoco” pungkas Endang.

Bersamaan dengan kegiatan penanaman juga dilakukan penyerahan Piala Pradipa kepada Kecamatan Wonosobo, yang mendapat predikat terbaik dari 5 rangking penilaian data yang masuk, dan dilanjutkan tahapan penilaian fisik dari kebijakan terkait lingkungan hidup yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk 5 kecamatan urutan terbaik, yaitu Kecamatan Wonosobo, Kalikajar, Kejajar, Garung dan Watumalang. Dimana penilaian data data yang masuk dimulai dari tanggal 14 Nopember, untuk cek fisik dan sidang tanggal 15 sampai 17 Nopember 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *