Imigrasi Wonosobo Luncurkan Antrian Online, Pemohon Paspor Dapat Menentukan Jadwal Penyerahan Berkas Dari Rumah

by -64 views

WONOSOBOZONE – Demi mempermudah pelayanan para pemohon paspor, Kantor Imigrasi kelas II Kabupaten Wonosobo meluncurkan aplikasi antrian berbasis online. Inovasi tersebut diterapkan oleh kantor yang memiliki wilayah kerja 7 Kab./Kota itu ketika mendapat perintah dari Imigrasi pusat pada pertengahan November 2017. “Terobosan ini dilakukan secara serentak oleh setiap kantor Imigrasi di seluruh Indonesia yang belum memakai program antrian berbasis online. Dan kami mulai melaksanakan aturan ini sejak 17 November 2017 kemarin,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, Soeryo Tatto Kisdoyo ketika ditemui Wartawan di ruangannya, Kamis (23/11). Jadi, kata Soeryo, para pemohon paspor bisa memesan jadwal antrian verivikasi berkas sesukanya dari Smartphone-nya masing-masing dengan men-download di google play store atau app store atau pusat belanja aplikasi.

Menurut Soeryo, hal tersebut dilakukannya sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan. Soeryo yang didampingi Kasubsi Status Keimigrasian menyebutkan beberapa keunggulan aplikasi antrian pengurusan paspor adalah tidak terjadi penumpukkan pemohon di kantor Imigrasi dan pemohon dapat menentukan sendiri waktu pengurusan. “Pemohon dan pelayan sama-sama diuntungkan dengan diterapkan pengurusan paspor secara online. Pemohon tidak menumpuk dan pelayan tidak jauh dari tudingan kolusi,” bebernya.

Sebelum aplikasi pengurusan paspor diterapkan, lanjut Soeryo, terlebih dahulu Kantor Imigrasi kelas II Kabupaten Wonosobo melakukan sosialisasi dengan sasaran yayasan pengelolah umrah dan haji, perusahaan penyalur jasa tenaga kerja, biro perjalanan wisata dan masyarakat umum.

Sementara terkait kesiapan dalam menerapkan inovasi tersebut, Kasubsi Status Keimigrasian, Anwar Priyo Sudarmo mengatakan tak ada perlakuan khusus untuk menyambut antrean berbasis online. Pasalnya, baik sarana dan prasarana dari imigrasi sudah mumpuni untuk menjalankannya. “Sedangkan untuk SDM yang kami miliki, mereka sudah terbiasa dengan dunia digital. Jadi mudah untuk menerapkan aplikasi antrian permohonan pembuatan paspor,” jelas pria yang akrab dengan sebutan Priyo tersebut.

Berdasarkan data Kantor Imigrasi Kelas II Kabupaten Wonosobo menyebutkan pemohon paspor dari waktu ke waktu meningkat signifikan hingga 1 bulan terakhir mencapai angka 1.000 orang. “Kalau dirata-ratakan setiap hari pemohon penerbitan paspor maupun pergantian sebanyak 70 orang. Dominan tujuan umrah dan para pekerja ke luar negeri dengan usia dewasa. Selain itu beberapa anak muda yang ingin bertamasya ke luar negeri juga cukup banyak di lingkup wilayah kerja kami,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *