Wonosobo Masih Darurat Sampah

by -107 views

WONOSOBOZONE -.  Bertambahnya populasi manusia sedikit banyak mempunyai andil dalam pencemaran dan kerusakan lingkungan, hal tersebut terjadi jika tidak dibekali dengan kesadaran dan  rasa cinta terhadap lingkungan yang harus terjaga keseimbangannya.

“Aktifitas keseharian dan kegiatan usaha masyarakat memiliki potensi terhadap pencemaran dan kerusakan alam, sebagian besar yang menyebar  merata diakibatkan oleh aktifitas hidup manusai itu sendiri, khususnya permasalahan sampah, sehingga penanganan terhadap permasalahan sampah di Wonosobo menjadi perhatian khusus untuk menjadikan Wonosobo sebagai Kabupaten bebas sampah pada tahun 2020 nanti,” demikian dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Supriyanto saat membuka Pekan Lingkungan Hidup Tahun 2017 Kabupaten Wonosobo di Pendopo Bupati Selasa 21 November.

Berbagai strategi dan program yang telah dilakukan, baik oleh Pemerintah, aktifiatas lingkungan maupun masyarakat harus di barengi dengan kebersamaan langkah untuk melihat capaian dan mendiskusikannya bagaiamana strategi kedepan untuk menjadikan Wonosobo Asri bisa dirasakan bersama. Yaitu dengan menjaga kelestarian alam dan mebudayakan hidup bersih serta peduli terhadap lingkungan sekitar, untuk menjadikan keseimbangan lingkungan tersebut terjaga dan terpelihara sehingga panorama keindahan alam Wonosobo tetap ada dan tetap bisa dinikmati. 

Terkait hal tersebut dikatakan Supriyanto, masyarakat  Wonosobo sudah semakin menyadari dan mulai mengubah kebiasaan buruk terhadap perlakuan sampah. “Tradisi kultur budaya masyarakat Wonosobo saat ini semakin ke arah kebaikan terhadap lingkungan dan sebagian besar telah memahami arti pentingya keseimbangan lingkungan alam tersebut. Dan terus berusaha melakukan penyelamatan serta membiasakan hidup untuk terbebas dalam andil terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan, serta secara benar dalam memperlakukan sampah”, katanya.

Untuk terus menanamkan kesadaran dan rasa cinta terhadap lingkungan alam, Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam hal ini DLH terus gencar melakukan sosialisasi dan pendekatan terhadap masyarakat, dengan berbagai programnya. Salah satunya di tuangkan dalam berbagai kegiatan  dalam rangkaian Pekan Lingkungan Hidup 2017. 

Agenda rangkaian kegiatan pekan lingkungan hidup tersebut dibuka  dengan kegiatan rembug komunitas dalam tajuk “Ngerumat Wonosobo Ben Resik” bertempat dipendopo Bupati, yang berisi paparan dan  diskusi yang menghadirkan berbagai komunitas pecinta lingkungan dan komunitas-komunitas lain yang ada di Wonosobo untuk duduk bersama guna  membuat strategi dan solusi menjaga dan memelihara lingkungan serta penanganan permasalahan sampah Di Wonosobo.

Tiga agenda besar pekan lingkungan hidup lainnya akan dilanjutkan Kamis, (23/11) dengan kegiatan Bersih Sungai, dilakukan pelepasan satwa, penanaman pohon dan tabur benih ikan dijembatan Kuning Garung. Jumat (24/11)  penanaman tanaman ayoman dalam kota di mengambil lokasi taman plaza. Kegiatan di tutup Sabtu (26/11) dengan menngelar konser hijau di halaman Dinas Arpusda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *