​Pemkab Gelar Lomba Dagogang Di HUT Korpri Ke-46

by -110 views

WONOSOBOZONE – Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Ke-46, pada Rabu 29 November mendatang akan diperingati secara sederhana namun tetap khidmat. Melalui surat edaran kepada para pimpinan OPD dan BUMN/BUMD, Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten, sekaligus Sekretaris Daerah Eko Sutrisno Wibowo menyampaikan penjelasan, bahwa momentum peringatan HUT Korpri ke-46 lebih dititikberatkan kepada upaya untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil Negara (ASN) sebagai anggota Korpri di semua tingkat kepengurusan. Mengangkat tema 46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa, Eko mengurai ada setidaknya tiga tujuan dari peringatan HUT Korpri, yaitu meningkatnya jiwa korsa Korpri sebagai perekat pemersatu bangsa, kesiapan Korpri untuk bekerjasama dengan segenap komponen bangsa guna menjaga stabilitas Negara, serta kesiapan Korpri mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Melalui surat edaran tersebut, Dewan Pengurus Korpri Kabupaten juga menyampaikan imbauan agar setiap OPD menyiapkan perwakilan untuk sejumlah lomba yang akan digelar untuk menyemarakkan HUT Korpri. Beragam lomba olahraga untuk menjaga sportifitas, seperti bola volley dan tenis lapangan digelar mengiringi sejumlah lomba bersifat hiburan seperti permainan tradisional Dagongang Putra, lomba Gapyak putri, serta tarik tambang putra dan putri. Lomba Dagongang, yang bakal diikuti 5 orang per tim, merupakan lomba tradisional mirip dengan tarik tambang, namun dengan menggunakan bambu. Berkebalikan dengan tarik tambang di mana kedua tim saling menarik untuk mengalahkan, lomba dagongan justru membuat kedua regu yang bertanding saling beradu kuat mendorong bambu untuk mencari kemenangan.

Selain lomba bersifat adu sportifitas, panitia HUT Korpri juga menggelar lomba adu kreatifitas membuat tumpeng, dan lomba PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) terbaik. Kepala Bidang IKP, Bambang Sutejo ketika ditemui di kantor Dinas Kominfo memberikan penjelasan tentang lomba PPID tersebut adalah dalam rangka mencari PPID terbaik di lingkup OPD maupun Kecamatan. “Mekanismenya adalah setiap OPD dan Kecamatan kami wajibkan mengisi kusioner sebagai indikator penilaian kinerja masing-masing,” terang Bambang. Dari hasil isian kusioner tersebutlah, Bambang mengaku pihaknya akan menentukan 10 besar PPID dengan kinerja terbaik. “Tentu selain penilaian kuisioner, kami juga akan melakukan kunjungan atau visitasi ke 10 besar OPD tersebut,” pungkas Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *