Kader PKK Diajak Olah Daging Susu Dan Telur Secara ASUH

by -29 views

WONOSOBOZONE – Masih adanya sejumlah kasus peredaran daging yang ditengarai tidak memenuhi unsur aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) di berbagai daerah di Indonesia, mendorong Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo untuk menggelar sosialisasi sekaligus edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan Fasilitasi dan Edukasi Daging Susu segar dan Telur (DST) yang digelar di Gedung Korpri, Selasa (21/11) diharapkan warga masyarakat akan lebih paham bagaimana mengetahui jenis produk protein hewani yang baik untuk dikonsumsi. Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Abdul Munir ketika ditemui di sela acara, menjelaskan pihaknya berupaya mengajak kader-kader PKK Kecamatan dalam acara tersebut, agar nantinya mereka dapat memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat di wilayah masing-masing.

“Dalam acara ini selain sosialisasi dan edukasi kami juga menggelar lomba memasak daging, susu dan telur secara baik dan higienis yang dipandu oleh cheff sekaligus ahli produk protein hewani,” terang Abdul Munir. Para kader PKK Kecamatan yang hadir, menurut Munir dipersilahkan membuat kreasi makanan dari bahan dasar daging, maupun telur dan susu segar. Tak hanya terkait pemilihan daging, Munir mengungkap agenda Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan dalam rangka mengedukasi masyarakat juga sampai ke memilih juru sembelih halal (Juleha). “Sebelum acara ini, kami juga menyeleksi Juleha dari semua Mazhab yang ada di Wonosobo, agar kelak lebih paham lagi bagaimana cara melakukan penyembelihan secara halal, serta memenuhi unsur higienitas,” terangnya. Dalam waktu dekat, gelar fasilitasi dan edukasi DST menurut Munir juga akan digelar di sekolah.

Inisiatif Dispaperkan untuk memberikan edukasi kepada warga masyarakat melalui para kader TP PKK, mendapat apresiasi dari Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo, Ani Agus Subagiyo. Upaya antisipasi agar masyarakat tidak sampai dirugikan adanya daging yang tidak aman, sehat utuh dan halal menurut Ani selayaknya terus dilakukan. “Kami di TP PKK menyambut baik adanya gelar edukasi ini, dan berharap agar para kader juga menyosialisasikan ulang kepada jajaran di wilayah, agar masyarakat kian sadar ketika hendak memilih daging, susu segar maupun telur yang halal dan layak konsumsi,” tandas Ani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *