Wonosobo Targetkan 2018 Tiap Desa/Kelurahan Miliki Pos Kesehatan

by -44 views


WONOSOBOZONE – Kepala Dinas Kabupaten Wonosobo, Junaedi menargetkan tahun 2018 setiap Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Wonosobo memiliki Pos Kesehatan tingkat dasar seperti Posyandu, Posbindu dan Poslansia. Hal tersebut disampaikannya ketika membuka puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Wonosobo di Alun-alun kota, Jumat (17/11). Menurut Jun, upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Ini merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat yang diinstruksikan oleh pak Jokowi. Nah pos kesehatan ini merupakan langkah kedua kami untuk membuat warga terjaga kesehatannya setelah langkah pertama, yakni pemerataan kepemilikan asuransi kesehatan seperti BPJS oleh seluruh masyarakat Wonosobo,” terang Pria yang akrab dengan sebutan Jun disela puncak HKN 2017 yang diramaikan oleh kegiatan jalan sehat bersama 1000 orang sekaligus bagi-bagi doorprise..
Termilikinya pos kesehatan oleh setiap Desa/Kelurahan, menurut Jun ditujukan untuk melayani masyarakat sekitar agar selalu melakukan cek kesehatan secara rutin dan teratur tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Puskesmas. Sehingga nantinya, lanjut Jun ketika ada penyakit yang berbahaya dan menular dapat segera terdeteksi sekaligus dapat ditangani oleh ahlinya. “Selain pos kesehatan ini, kami juga mendorong masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, seperti mengkonsumsi buah dan sayur serta menjaga pola makan,” bebernya. Dengan adanya upaya tersebut, Jun meyakini tingkat kesejahteraan keluarga di Wonosobo semakin meningkat, dimana nantinya dapat berimbas pada pengentasan kemiskinan..
Senada dengan Kepala Dinas Kesehatan, Ketua panitia penyelenggara perayaan HKN 2017, Notian Farkhah yang juga menjabat sebagai Manajer Keperawatan RS. PKU Muhammadiyah mengatakan pihaknya juga tengah berupaya dalam memberikan dukungan kepada Dinkes. Upaya tersebut, tambahnya, diwujudkan dengan pemberian bantuan iuran BPJS Kesehatan yang bersifat seumur hidup kepada puluhan kaum Dhuafa beberapa hari sebelumnya dan sosialisasi terkait pentingnya cuci tangan kepada publik. “Semoga perayaan HKN ini dapat kami jadikan momentum untuk lebih meningkatkan derajat kesehatan warga Wonosobo. Dengan begitu, pasien yang ada dirumah sakit semakin berkurang. Karena di Wonosobo saat ini masih memiliki 3 rumah sakit saja dan jika di total dari 3 RS tersebut, jumlah Bed nya tidak sesuai dengan jumlah penduduk, masih sangat kurang,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *