UCPRUK Salurkan 49 Kursi Roda Khusus Untuk Difabel

by -115 views

WONOSOBOZONE – Sedikitnya 49 penyandang disabilitas (Difabel Daksa) se-Kabupaten Wonosobo mendapatkan bantuan kursi roda adaptif dari United Cerebral Palsy-Roda Untuk Kemanusiaan (UCP-RUK) Yogyakarta belum lama ini. Hal tersebut menjadikan para difabel Wonosobo yang mengalami kelumpuhan sehingga memerlukan alat bantu khusus untuk mendukung kegiatan hariannya layak berlega hati. “Kami bersyukur ada bantuan kursi roda khusus atau adaptif ini karena jenis kursi rodanya disesuaikan dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Biasanya kursi roda yang diberikan adalah kursi roda standart, bukan kursi roda seperti milik UCPRUK ini,” terang Sunaryo, Kabid Sosial Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo kepada wartawan, Jum’at (17/11)..
Bantuan kursi roda khusus tersebut dari UCP, menurut Sunaryo sudah beberapa kali diterimakan kepada difabel, untuk mengakomodasi kebutuhan mereka yang tidak bisa dipenuhi kursi roda biasa. “Selama ini banyak bantuan kursi roda, baik dari pemerintah maupun lembaga swasta, namun beberapa di antaranya akhirnya mubazir,” katanya. Hal itu, lanjut Sunaryo tak lepas dari ketidak-pahaman pihak pemberi bantuan akan kebutuhan para penyandang disabilitas khusus. Lebih lanjut, Sunaryo menjelaskan bahwa di Kabupaten Wonosobo ada sekitar 300 penyandang disabilitas yang membutuhkan kursi roda. “Semoga pemerintah kabupaten Wonosobo beserta DPRD Kabupaten Wonosobo kedepan bisa mengalokasikan anggaran untuk penyediaan kursi roda adaptif bagi penyandang disabilitas yang belum mendapatkan bantuan dari UCPRUK sebagai upaya pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kabupaten Wonosobo,” bebernya..
Sementara Direktur UCP-RUK, Ghatot Kersohardjo yang turut terlibat dalam penyerahan bantuan menjelaskan pemberian bantuan kursi roda adaptif tersebut sejalan dengan Konvensi PBB tentang Hak-hak Penyandang Disabilitas yang telah dirativikasi oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui  Undang-Undang No 19 Tahun 2011 Tentang Pengesahan Konvensi Hak-hak Penyandang Disabilitas. “Pasal 20 Konvensi Hak-hak Penyandang Disabilitas menyebutkan tentang Hak Mobilitas, dimana penyandang disabilitas berhak mendapatkan layanan dan akses untuk mobilitas pribadi mereka. Sehingga penyandang disabilitas juga bisa sekolah, bekerja dan beraktifitas seeperti mereka yang non disabilitas,” ujarnya..
Terpisah, Konsultan Advokasi pada UCPRUK, Budhi Hermanto menyebut organisasi sosial yang membantu pemenuhan kebutuhan mobilitas pribadi para penyandang disabilitas sejak 2009 itu telah 2 kali memberikan bantuan dan layanan kursi roda adaptif yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo. “Dulu pada tahun 2014 kami pernah melakukan layanan alat bantu kursi roda adaptif di Wonosobo. Kali ini pada tahun 2017 kami kembali melakukan layanan kursi roda adaptif di Wonosobo atas dukungan dari Himpunan Bank Negara diantaranya Bank Mandiri. Semoga kursi roda adapatif ini bermanfaat dan membuat anak-anak difabel di Wonosobo tetap bisa sekolah dan berprestasi. Jika masih membutuhkan, kami selalu siap membantu,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *