73 Tim Bertanding Di Ajang Open Tournament Futsal HKN 2017

by -75 views


WONOSOBOZONE – Demi meningkatkan gairah olahraga futsal serta mempererat persatuan dan kesatuan antar pelajar dan pemuda, panitia yang tergabung dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2017 Kabupaten Wonosobo menggelar pertandingan futsal yang bertajuk Open Tournament Futsal HKN 2017 di lapangan Bayangkara Futsal Wonosobo. Sedikitnya 73 Tim dari dua kategori bertanding memperebutkan total hadiah sebesar 6,5 juta rupiah. “Dua kategori tersebut adalah pelajar dan kategori umum. Untuk pelajar terjaring 28 tim dari tiap SMA sederajat dan kategori umum ada sebanyak 44 tim yang akan bertanding,” ungkap ketua panitia tunamen, Rohem Siswanto kepada Wartawan, Kamis (9/11)..

.
Menurut Rohem, turnamen tersebut akan diproyeksikan menjadi agenda tahunan dalam kegiatan rangkaian HKN, mengingat euphoria olahraga setengah lapangan tersebut tengah menarik perhatian sebagian besar masyarakat. Sedangkan untuk lama pertandingan, Rohem menyebut perlombaan yang juga melibatkan peserta dari beberapa kabupaten lain itu dilakukan dalam dua hari. Yakni pada Rabu (8/11) untuk kategori pelajar dan pada Sabtu (11/10) untuk kategori umum. “Ternyata antusiasme pelajar maupun para pemuda akan olahraga futsal ini cukup tinggi. Kami baru menyadari itu. Tapi sayangnya kita belum punya GOR, jadinya harus mengeluarkan biaya lebih untuk meminjam lembaga swasta yang memiliki sarana futsal secara layak,” bebernya.
.


·  Tak Miliki Gor Masih Menjadi Kendala
.

Belum termilikinya sarana dan prasarana yang layak akan olahraga futsal juga disuarakan oleh pecinta futsal, diantaranya pemain futsal kategori pelajar dari SMK Muhammadiyah Wonosobo, Satria yang turut meramaikan Open Tournament Futsal HKN 2017. Selain mengapresiasi penuh kepada semua peserta yang telah mengikuti pertandingan dengan Fair Play, Satria juga menyebut perihal belum tersedinya lapangan futsal dari Pemkab Wonosobo menjadi catatan tersendiri bagi para pegiat olahraga khususnya futsal. “Ini kendala yang sangat besar sebenarnya. Kami para pecinta futsal Wonosobo harus rela merogoh kocek ratusan ribu rupiah setiap kali hendak bermain futsal,” terangnya. Kedepan, Satria mengharapkan tindakan pemerintah secara serius dan nyata dalam mewadahi para pecinta olahraga khususnya futsal. “Kami akan mendukung penuh apabila pemerintah mau mengupayakan hal tersebut. Karena kita benar-benar butuh sarana dan prasarana olahraga yang memadai terutama futsal,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *