Stok Melimpah, Harga Kentang Dieng Turun

by -99 views

WONOSOBOZONE – Sempat naik pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah dan Idul Adha 1438 Hijriyah kemarin, kini harga kentang yang ada di Wonosobo dan Dieng relatif menurun. Untuk kentang jenis granola atau yang biasa disebut kentang sayur pada bulan sebelumnya bisa mencapai Rp 15.000 per kilogram. Sedangkan kentang jenis Atlantik yang kerap digunakan sebahan bahan makanan ringan saat satu minggu pasca hari besar bisa mencapai Rp 22.000 per kilogram. “Sekarang harga kentang sayur yang kualitas bagus harganya turun, ya kisaran Rp 5.000 sampai Rp 7.000 per kilogramnya. Untuk kentang yang biasa buat makanan ringan juga turun. Harganya paling mahal bisa mencapai Rp 15.000 per kilogram. Itu kalau kualitasnya bagus. Turunnya cukup banyak, bisa mencapai Rp 7.000 rupiah per kilogram,” terang salah satu pedagang pasar Kentang Binangun, Kec. Kertek, Kab. Wonosobo, Ahmad kepada Wartawan, Kamis (2/11)..

.
Menurut Ahmad, turunnya harga komoditas andalan dataran tinggi Deing itu dikarenakan stok yang melimpah. Selain itu, cuaca yang bagus menjadikan para pemasok mudah dalam melakukan proses pengiriman maupun penjualannya. “Turunnya harga kentang dari bulan sebelumnya ini membuat para pembeli semakin meningkat daya konsumtifnya. Dalam sebulan, kami dapat menjual kentang hingga hitungan ton. Ya walaupun keuntungan tidak begitu banyak, kami tetap bersyukur. Namun harga segini termasuk stabil,” bebernya..

.
Meski mengalami penurunan, salah satu petani kentang asal Dieng, Rofik (27) mengaku pihaknya tidak mengalami kerugian, melainkan balik modal. “Modal yang telah kami digelontorkan untuk proses penanaman hingga panen dapat kembali seutuhnya. Bahkan ada sedikit keuntungan sisa panen. Kami sangat bersyukur, karena turunnya harga kentang tak terlalu signifikan seperti pada 8 tahun yang lalu, yang bisa mencapai Rp 2.000 per kilogramnya,” terangnya. Meski demikian, Rofik berharap harga kentang dapat kembali naik agar perekonomian para petani khususnya petani sayur dapat kembali normal..

.
Sementara berdasarkan pantauan di pasar Induk Wonosobo, turunnya komoditas kentang juga dibarengi dengan turunnya harga cabai sejak bulan September 2017. Beberapa pedagang masih menjual cabai keriting seharga Rp15.000 sampai Rp17.000 per kilogram. Untuk cabai rawit seharga Rp14.000 sampai Rp16.000 per kilogram. Untuk harga cabai Red maupun TW kisaran Rp12.000 sampai Rp15.000 per kilogramnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *