​Seminar Hari Kesehatan Nasional 2017 di Wonosobo

by -100 views

WONOSOBOZONE – Memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-53 tahun 2017, Panitia HKN Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Seminar kesehatan dengan tema Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga. Bertempat di Gedung Sasana Adipura Kencana Kabupaten Wonosobo, Sabtu (4/11).

Seminar yang diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai unsur, seperti GOW, Puskesmas dan layanan kesehatan se Kabupate Wonosobo, Mahasiswa, Pelajar dan Organisasi Masyarakat ini dibuka oleh Wakil Bupati wonosobo, Agus Subagiyo.

Wakil Bupati saat membuka acara menyampaikan bahwa bidang kesehatan adalah sektor yang penting untuk menentukan kemajuan suatu pembangunan. Oleh karena itu semua yang bergerak di bidang kesehatan harus terus meningkatkan pelayanannya.

Agus Subagiyo Juga menyampaikan bahwa Kabupaten Wonosobo adalah Kabupaten termiskin di Jawa tengah, salah satu faktor yang ikut menentukan kemiskinan adalah bidang kesehatan. “bidang kesehatan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Wonosobo menjadi Kabupaten miskin, seperti jambanisasi yang masih kurang, oleh karena itu kepada semua unsur pemerintahan, masyarakat untuk terus selalu meningkatkan pola hidup sehat, agar masyarakat Wonosobo menjadi masyarakat yang sehat” pungkas Agus Subagiyo.

Sementara pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Junaedi, menyampaikan bahwa untuk menuju Indonesia Sehat dimulai dari individu yang sehat, keluarga yang sehat dan terus berjenjang hingga menjadikan Indonesia Sehat. Sesuai dengan program yang diluncurkan pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan ada yang namanya Indonesia Sehat Melalui Pendekatan Keluarga. Jadi nantinya dari jajaran yang terendah dalam pelayanan kesehatan, dalam hal ini Puskesmas harus mendata warganya, tentang bagaimana kondisi kesehatannya baik secara fisik maupun lingkungannya. Dan dari data data tersebut nantinya akan diketahui bagaimana keluarga yang sehat dan tidak sehat.

“untuk menjadikan indonesia sehat, ada 3 pilar yang harus dilakukan yaitu paradigma sehat sebagai upaya kesehatan masyarakat baik secara promotif maupun preventiv, yang kedua menguatkan pada fasilitas pelayanan kesehatan di semua tingkatan, yang ketiga Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang harapannya di tahun 2019 semua masyarakat mempunyai asuransi kesehatan yang dalam pengelolaannya dilakukan oleh BPJS, karena di Kabupaten Wonosobo sendiri hingga saat ini masih ada sekitar 38% masyarakat yang belum berasuransi kesehatan, oleh karena itu pemerintah akan mendorong agar yang mampu untuk mandiri dan yang tidak mampu akan dicarikan solusi sumber anggarannya” pungkas Junaedi

Pada seminar kesehatan ini, selaku narasumber adalah Kabag Program dan Informasi Sesditjen Kesmas Kemkes RI, Bambang Setiaji, yang menyampaikan materi Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga. Pencetus Program Membangun Keluarga Utama (MKU), Ir. Saat Suharto Amjad, yang menyampaikan materi MKU Sebagai Gerakan Masyarakat Untuk Mendukung Indonesia Sehat. Ketua Asosiasi Kesehatan Haji, Probosuseno, yang menyampaikan materi Pencegahan Penyakit Kronis Menuju Keluarga Sehat.

Di sela sela seminar, ketua panitia HKN tahun 2017 Kabupaten Wonosobo, Notian Farkhah, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memperingati HKN 2017, selain Seminar Kesehatan juga akan dilaksanakan Upacara HKN pada tanggal 10 November, serta masih banyak lagi kegiatan lainnya. “ pada seminar kesehatan kali ini juga dibagikan kartu BPJS serta pembiayaannya  kepada 50 orang Dhuafa dan 5 lansia kit kepada 5 puskesmas pelaksana santun lansia 2018” pungkas Notian.   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *