Angkat Bundengan Wonosobo, Sperro Wonosobo Juara 1 Nasional

by -143 views

WONOSOBOZONE – Usai menjadi juara 2 tingkat Nasional di bidang Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) 10 hari terakhir, kini SMP N 2 Selomerto (Sperro) meraih predikat terbaik dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat Nasional. Perwakilan dari SMP yang terletak di jalan Soeharto km. 1 Kab. Wonosobo itu berhasil mendominasi puluhan pesaing lain se-Indonesia dalam ajang tahunan yang digelar oleh Taruna Nusantara (TN) Magelang belum lama ini. Raden Yodha dan Wiwin Astuti yang menjadi wakil dari salah satu sekolah unggulan di Wonosobo tersebut. “Kami mengangkat alat tradisional asal Wonosobo yaitu Bundengan sebagai kearifan lokal untuk mengembangkan karakter pelajar,” ungkap pelajar yang akrab dengan sapaan Yodha ketika diwawancarai Wartawan sepulang dari lomba tingkat Nasioanal tersebut, Senin (30/10)..

.
Menurut Yodha, selain mengembangkan karakter teman sebayanya, Bundengan dipilihnya juga agar bisa lebih dikenal baik oleh warga Wonosobo hingga ke luar daerah, bahkan ke luar negeri. Sementara dalam presentasi final, Yodha dan Wiwin mengupas bundengan mulai dari sejarah hingga kegiatan yang bisa kembangkan karakter siswa. Setelah proses panjang tersebut akhirnya mereka berhasi memenangi lomba kategori ilmu pengetahuan social dan kemanusiaan. “Kami termotivasi memilih bundengan untuk diangkat ke karya tulis karena banyak warga Wonosobo yang belum tahu keberadaan instrument unik ini. Nah, kalau instrument Bundengan pertama kali dikenalkan di Sperro oleh guru kami, yaitu Bu Mulyani, guru seni dan guru ekstrakurikuler Bundengan,” beber Yodha.

.

.
Kemenangan tersebut membuat kedua bocah cerdas mendapatkan beasiswa tiga tahun di TN dan lolos uji akademik. Selain itu, mereka juga berhak menerima hadiah Rp 2 juta beserta piala bergilir dari Taruna Nusantara. Hal itu ditanggapi Kepala Dinas Pariwisata, One Andang Wardoyo secara positif. Andan menyebut mereka sangat membanggakan karena sudah bisa berbicara di tingkat nasional mewakili Wonosobo. “Kami berterimakasih kepada jajaran guru Spero atas dedikasinya hingga bisa berprestasi. Kami berharap untuk terus kembangkan keberanian mereka untuk berkompetisi dan tidak ragu mengangkat potensi Wonosobo yang merupakan kearifan lokal Wonosobo. Bundengan juga sudah dua tahun lalu kami kembangkan bersama bu Mulyani dan juga bisa mengangkat nama Wonosobo,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *