Keterbukaan Informasi Desa Terkendala Akses Internet

by -48 views

WONOSOBOZONE – Upaya desa-desa di wilayah Kaliwiro, Wadaslintang dan Kalibawang untuk membuka diri, dalam rangka memenuhi tuntutan transparansi publik menemui kendala serius. Dalam diskusi publik yang digelar Dinas Komunikasi Dan Informatika, di aula Kecamatan Kaliwiro, Senin (30/10) sejumlah perangkat desa mengungkap kendala yang mereka hadapi adalah masih minimnya akses internet. Masalah  sinyal internet, menurut mereka tak hanya menyulitkan publikasi perkembangan terkini proses-proses pembangunan desa, melainkan juga menghambat upaya promosi potensi-potensi yang dimiliki desa.


Keluhan terkait sulitnya akses internet, menurut Susanto, perangkat desa dari Desa Lancar, Kecamatan Wadaslintang selayaknya dicarikan solusi agar ke depan desa-desa di Wonosobo tidak ada lagi yang mengalaminya. Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten, disebut Susanto juga perlu memperhatikan kurangnya sumber daya manusia (SDM) bidang Teknologi informasi di Desa. “Perlu lebih intensif diadakan pelatihan-pelatihan bagi para perangkat desa agar keterampilan mengoperasikan komputer beserta aplikasinya semakin meningkat,” harap Susanto. Hal serupa juga diungkap Adit, perangkat desa Grugu, Kaliwiro yang menyebut kendala kurang maksimalnya akses internet dan masih minimnya tenaga terampil bidang TI membutuhkan perhatian pemerintah daerah.


Banyaknya keluhan dari sejumlah perangkat desa mengenai kurangnya kemampuan akses teknologi informasi, menurut Kepala Dinas Kominfo, Eko Suryantoro sesuai dengan tujuan pihaknya menggelar diskusi publik di Kaliwiro. “Kami di Dinas Kominfo memang tengah berupaya serius untuk mengakomodasi banyaknya keluhan blank spot, alias wilayah minim sinyal internet,” terang Eko. Dalam upaya itulah, Dinas Kominfo diakui mengajak serta narasumber kompeten di bidang TI dan juga pejabat dari Bagian Pemerintahan Setda, yang menguasai materi transparansi informasi desa. Hadirnya tiga narasumber itu, diharapkan Eko akan mampu mengurai permasalahan serta memberikan solusi-solusi bagi desa. Keterbukaan informasi publik, diakui Eko telah menjadi tuntutan karena Pemerintah juga sudah mengaturnya dalam Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008. “Kemampuan akses teknologi informasi akan memudahkan desa-desa di Wonosobo untuk lebih transparan, terutama dalam menyampaikan laporan pengelolaan keuangan Desa,” pungkas Eko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *