KPU Resmi Menerima 15 Parpol Sebagai Peserta Pemilu 2019

by -106 views

WONOSOBOZONE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo mengumumkan sedikitnya ada 15 partai politik (parpol) yang mendaftar sebagai peserta pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dari 15 Parpol tersebut, menurut Ketua KPU Wonosobo, Ngarifin Siddiq, ada empat partai baru yang lolos verifikasi berdasarkan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), sehingga dapat dinyatakan secara resmi sebagai peserta pemilu pada dua tahun yang akan datang. Keempat partai baru tersebut adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dan Partai Berkarya. “Untuk partai lama yang mendaftar dan diberi tanda terima ada 11 parpol. Namun ada satu parpol yang pada pemilu sebelumnya mendaftar tetapi pada pemilu kali ini tidak mendaftar, namanya Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Tidak tahu karena apa, yang jelas sampai detik akhir pendaftaran, kami tidak menerima berkasnya,” ungkap Ngarifin kepada wartawan, Kamis (19/10)..

.
Ngarifin menambahkan, pada hari akhir pendaftaran, ada 17 parpol yang mengajukan diri sebagai peserta, namun dua parpol berkasnya dikembalikan karena data tidak sesuai dengan Sipol. Meski dikembalikan, Ngarifin menyebut perpanjangan waktu diberikan oleh kedua parpol tersebut untuk melakukan revisi diberikan hingga Selasa (17/10) pukul 24.00, namun tidak dimanfaatkan. “Sebenarnya ada tiga parpol yang mendapatkan kesempatan melakukan revisi hingga Selasa karena berkas tidak sesuai, yakni Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), Partai Berkarya dan Partai Rakyat. Namun, hingga kesempatan waktu akhir diberikan, hanya Partai Berkarya yang mengembalikan kelengkapan berkas dan diberi tanda terdaftar. Sementara dua parpol lainnya tidak melengkapi berkas,” tambahnya.
Sementara Komisioner KPU Divisi Hukum, Asma Khozin menyebutkan, dari 15 parpol yang telah diberi tanda daftar, masing-masing telah menyerahkan berkas sesuai Sipol dengan kelengkapan berupa lampiran salinan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) maupun surat keterangan (Suket) pengganti e-KTP serta salinan kartu tanda anggota (KTA) sebagai bentuk dukungan. “Batas minimum dukungan yang harus dilengkapi parpol adalah 858 orang atau se-per seribu dari jumlah penduduk Wonosobo, yakni 858.000 jiwa,” jelasnya..

.
Pria yang kerap disapa Khozin itu membeberkan, untuk ke-empat partai baru, Perindo menyerahkan sebanyak 1.290 dukungan, PSI menyerahkan 918 dukungan, Partai Garuda menyerahkan 916 dukungan dan Partai Berkarya menyerahkan 1.093 dukungan. Sedangkan untuk partai lama, seperti Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menyerahkan 1.507 dukungan, Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) menyerahkan 1.284 dukungan. Lainnya itu, lanjut Khozin, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menyerahkan 1.367 dukungan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerahkan 1.334 dukungan, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyerahkan 1.857 dukungan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan 1.130 dukungan, Partai Golongan Karya (Golkar) menyerahkan 1.534 dukungan dan Partai Demokrat (PD) menyerahkan 1.305 dukungan serta Partai Amanat Nasional (PAN) menyerahkan 1.683 dukungan. “Untuk sisanya yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan 899 dukungan dan Partai Bulan Bintang (PBB) menyerahkan 2.479 dukungan. Setelah kami terima, tahapan selanjutnya verifikasi administrasi seluruh berkas-berkas milik 15 parpol tersebut. Pada tahapan ini kami akan memilah data ganda, e-KTP maupun KTA yang tidak valid, karena banyak berkas dengan foto maupun nama yang buram,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *