​2018, Tiap RT Miliki Bank Sampah

by -211 views

WONOSOBOZONE – Para pengurus Bank Sampah Induk Wonosobo (BSIW) menargetkan tiap Rukun Tetangga (RT) se-Kabupaten sudah memiliki bank sampah pada tahun 2018. Hal tersebut disampaikan Ketua BSIW, Kartini di sela kegiatan rapat dua bulanan para pegiat lingkungan, Rabu (18/10) di Aula Kecamatan Wonosobo. Kartini mengatakan upaya tersebut merupakan salah satu program dalam mewujudkan Wonosobo merdeka dari sampah 2025. “Pada bulan November​-Desember, kami membentuk Bank Sampah Induk Kecamatan (BSIK) di 15 Kecamatan yang ada. Nah di awal tahun, kami rencanakan untuk gencar mendorong pihak Kecamatan membentuk Bank Sampah tingkat desa bahkan sampai tingkat RT,” ungkapnya.

Menurut Kartini, pembentukan bank sampah tersebut dapat mengurangi volume sampah yang ada di Wonosobo. Selain itu, dengan membangun bank sampah, perekonomian warga dapat terbantu, mengingat sampah yang nantinya telah dipilah dapat memiliki nilai ekonomis. “Saat ini baru ada sekitar 100-an bank sampah di Kabupaten yang sudah terdaftar di kami. Namun kami belum dapat mengklasifikasikan bank sampah yang ada tersebut apakah masuk kategori pemula, menengah atau sudah expert,” beber wanita yang juga menjabat sebagai koordinator komunitas pecinta lingkungan Zero Waste. Sementara terkait klasifikasi bank sampah yang ada, Kartini mengaku pihaknya akan membagikan kuesioner kepada masing-masing pengurus. “Soalnya pengklasifikasian tersebut dapat membantu kita dalam memberikan dukungan, baik berupa sosialisasi maupun materiil,” tambahnya.

Upaya pembentukan bank sampah sampai di tingkat RT tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Handoko, salah satu pegiat lingkungan mengaku pihaknya bersama komunitas lain bersiap untuk mendukung penuh upaya realisasi adanya bank sampah dalam mewujudkan Wonosobo merdeka dari sampah 2025. Menurut Handoko, Indonesia saat ini merupakan penyumbang sampah terbesar nomor dua di dunia. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang baik sangat dibutuhkan dalam rangka mengurangi volume sampah setiap harinya. “Kebanyakan selama ini warga membuang sampah kalau bukan di sungai ya di buangnya sembarangan di halaman rumah. Masih minoritas untuk warga yang buang sampah pada tempatnya,” jelasnya. Dengan adanya bank sampah ditingkat RT, Handoko meyakini permasalahan terkait sampah yang dapat memicu berbagai bencana dapat diminimalisir. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *