​Kini Usia 17 Tahun Bisa Daftar PPK dan PPS

by -126 views

WONOSOBOZONE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo membuka pendaftaran badan penyelenggara sejak 13 Oktober 2017 yang meliputi Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk persiapan pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini syarat pendaftar boleh berusia minimal 17 tahun. Hal tersebut, menurut Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat Dan SDM, Nurul Mubin berdasarkan Surat Edaran KPU RI 183 tahun 2015 dan UU no.7 tahun 2017 tentang pemilu. “Dulu persyaratan minimal usia 25 tahun, sekarang usia 17 tahun sudah bisa mendaftar. Terus bagi ASN, PNS, atau pegawai BUMD juga bisa mendaftar, asalkan ada ijin atasan. Selain itu, bagi para PPK atau PPS yang sudah menjabat selama dua periode, sudah tidak bisa kembali mendaftar pada periode penyelenggaraan tahun ini,” ungkap pria yang akrab disapa Mubin kepada wartawan, kemarin (15/10).
Menurut Mubin, aturan periodisasi tersebut juga sebagai bentuk upaya dari pihak KPU dalam memberi kesempatan warga untuk dapat berkontribusi dalam kegiatan pemilihan pemimpinnya serta merasakan beratnya tanggung jawab sebagai panitia penyelenggara pemilu. Mubin menambahkan, pendaftaran PPK dan PPS bisa iikuti oleh elemen masyarakat yang  netral dari partai politik, bisa  dari kalangan umum, mahasiswa, profesi dan juga akademisi. Sedangkan untuk warga yang berasal dari parpol tidak diperbolehkan. “Saat ini kan syarat ijasah harus SMA, terus aturan baru yang direalisasikan ini sebagai wujud perbaikan sistem pemilu ditingkat desa yang selama ini terkesan itu-itu saja. Dari jaman orde baru sampai sekarang penyelenggaranya orang-orang itu terus,” bebernya.

Pria kelahiran Wonosobo itu menambahkan, partisipasi masyarakat dalam badan penyelenggaran seperti PPK dan PPS sangat penting untuk mendukung dan menciptakan proses pelaksanaan pemilu yang demokratis, jujur dan adil, sehingga dapat memilih pemimpin yang berkualitas. “Kita berharap pendaftar bisa berasal dari berbagai kalangan dan profesi. Mereka yang memenuhi persyaratan akan mengikuti tes tahapan selanjutnya yakni wawancara dan tes tertulis. Semoga kegiatan pemilu ini dapat memilih pemimpin yang benar-benar amanah,” pungkas Mubin. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *