Perpusda Banjir Penghargaan di Awarding Perpuseru Batch 2

by -74 views

WONOSOBOZONE – Perpustakaan Daerah Wonosobo bersama Perpustakaan Desa di berbagai wilayah menerima enam penghargaan dalam penganugerahan Perpuseru Nasional Batch 2 yang diadakan di Bekasi yang berakhir kemarin (12/10). Menurut  Kasi Pembinaan Pengembangan dan Hubungan Antar Lembaga, Astien Umariyah, Kreatifitas dan inovasi para pemustaka program perpuseru juga ditampilkan dalam even pasar jongkok, selama tiga hari di Bekasi.  Yakni masing-masing perwakilan perpustakaan kabupaten diberi lapak untuk menampilkan karyanya.

“Wonosobo meraih prestasi sebagai lapak jongkok terbaik. Di even regional peer learning meeting batch 2 diselenggarakan diskusi dan sharing kegiatan antar peserta meliputi strategi advokasi, promosi, pelibatan masyarakat, monitoring dan sinergisitas multistakeholder. Selain juga penganugerahan pencapaian dari berbagai bidang,” ungkapnya.

Menurut Kepala Dinas kearsipan dan perpusda, Eko Yuwono, prestasi membanggakan tersebut merupakan sinergisitas antara perpusda dan perpusdes dalam mengembangkan transformasi perpustakaan sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat.

“Ada tiga pilar utama strategi pengbangan perpustakaan yg dilakukan di wonosobo baik perpusda dan perpusdes serta taman bacaan masyarakat yaitu pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, pelibatan masyarakat (engagement comunity), dan advokasi. Sehingga misi  perpustakaan sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat memang capaian bersama baik perpusdes bersama perpusda,” ungkapnya.

Program Perpuseru yang akan berakhir tahun 2018 mendatang merupakan sebuah model pengembangan minat dan budaya masyarakat dari cocacola foundation dan billgates foundation yang dinilai cukup efektif di masyarakat. Menurut kepala Dinas, kegiatan di perpuseru memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk mengakses informasi baik melalui buku bacaan dan teknologi informasi dan komunikasi. Termasuk  melalui internet untuk mengembangkan minat dan bakatnya hingga hasilnya bisa meningkatkan keaejahteraan ekonomi masyarakat seperti di beberapa perpus desa.

“Wonosobo sudah mengikuti perpuseru sejak tahun 2012, di mana ada 12 perpustakaan desa/kelurahan dan TBM yang menjadi mitra perpuseru. Dengan akan berakhirnya kemitraan perpuseru maka daerah harus mencari kemitraan dengan stakeholders lain agar pengembangan transformasi  perpusdes di Wonosobo akan terus berlanjut dan semakin banyak replikasi perpuseru di Wonosobo,” imbuh Astien.

Salah satu penghargaan di kategori honorable mention yakni atas nama Dimas Ari Pamungkas, pengelola TBM Al bidayah Sapuran. Dimas telah mendedikasikan hidupnya untuk gerakan literasi di kelurahan Sapuran selama 10 tahun lebih. Diantaranya dengan memotivasi para pengelola perpus dan TBM untuk selalu tulus menjadikan perpus bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan Dimas juga mendedikasikan rumahnya sebagaipusat kegiatan TBM. (EA)

6 Pencapaian Perpustakaan Wonosobo di Perpuseru Nasional:

1. Perpustakaan Daerah  terbaik tahun 2017

2. Lapak produk unggulan perpus desa terbaik

3. Perpusdes terbaik diraih TBM Albidayah Sapuran 4. Perpusdes terbaik Puspasari Sariyoso wonosobo

4. Video impact terbaik kategori perpusdes diraih TBM albidayah sapuran

5. Cerita impact terbaik kategori TBM diraih TBM al bidayah sapuran

6. Tokoh penggerak perpuseru an. Dimas Ari Pamungkas, pengelola TBM al bidayah sapuran, yg mendidikasikan hidup dan rumahnya untuk kegiatan membangun budaya literasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *