Dewan Pengawas Kesehatan RSUD Setjonegoro Diminta Bertanggungjawab

by -50 views

WONOSOBOZONE – Dewan Pengawas Kesehatan RSUD Setjonegoro diminta ikut bertanggungjawab dan merasa handarbeni (memiliki) demi kemajuan dan pelayan yang prima bagi Rumah Sakit Umum Daerah Setjonegoro. Demikian dikatakan Wakil Buapati Wonosobo Agus Subagiyo setelah melakukan pengukuhan Dewan Pengawas Kesehatan RSUD periode 2017-2022 yang di dampingi Sekda Eko Soetrisno Wibowo di aula Wijayakusuma RSUD Setjonegoro, Selasa (3/10).


Menurut Agus ada tiga komponen yang harus diterapkan oleh Dewan Pengawas Kesehatan dalam menjalankan pengawasan yakni standarisasi pengawasan, proses pengawasan serta evaluasi sebagai laporan akhir perkembangan di segala sektor.


Agus mengatakan dalam melakukan pengawasan nantinya, Dewan Pengawas Kesehatan harus melakukan dengan sebaik-baiknya, sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab, sehingga pengendalian, pembinaan serta pengawasan yang diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan yang prima dan terjangkau oleh masyarakat, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, pengembangan jangkauan pelayanan, dan peningkatan kemampuan kemandirian Rumah Sakit, serta segala cita-cita mulia kedepan akan terwujud.


Ketua Dewan Pengawas periode sebelumnya  Susmadiyanto, berpesan kepada Dewan yang baru untuk memperhatikan dan menyempurnakan sistem dan tata kerja, agar kinerja rumah sakit meningkat, Dewan juga harus melakukan penegasan indikator kinerja terhadap rumah sakit, serta dalam melaksanakan kerja dan pengawasan agar tetap melihat dan memperhatikan aspek hukum. 


Sebagai Ketua Dewan yang baru Junaidi menegaskan, akan melaksanakan tugas tersebut sebagai amanah, dan akan melanjutkan program sebelumnya, serta tetap berlandaskan perundang-undangan yang berlaku. Yakni PP no 61 Tahun 2007. Yang berisi tentang tugas dan kewenangan Dewan Pengawas Kesehatan. Dewan yang baru akan melaporkan kinerja baik terkait keuangan,non keuangan maupun teknis, namun tidak lepas dengan kerjasama dengan pihak terkait. 


Disisi lain Rumah Sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari sumber daya kesehatan yang sangat diperlukan dalam mendukung penyelenggaraan upaya kesehatan. Terkait hal tersebut, pada tanggal 8 Juli 2013 Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2013 tentang Badan Pengawas Rumah Sakit, yang ditetapkan oleh Presiden RI saat itu. Peraturan Pemerintah tentang Badan Pengawas Rumah Sakit ini merupakan pelaksanaan Pasal 61 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *