170 Tumpeng Kelilingi Kota Wonosobo Di Grebeg Suran Masal

by -38 views


WONOSOBOZONE – Gelar Grebeg Suran Masal lintas agama dan budaya, yang diselenggarakan Pemkab Wonosobo dengan menggandeng Kodim 0707/Wonosobo, Polres Wonosobo dan forum kerukunan umat beragama (FKUB) disambut antusias oleh warga. Dukungan mengalir deras dari berbagai lapisan masyarakat, sehingga acara di alun-alun Kota pada Rabu (4/10) pagi berjalan semarak dan penuh keakraban. Tak kurang dari 170 tumpeng yang diusung secara bersama-sama oleh jajaran Forkompinda dan umat lintas agama, sebelum acara dimulai, ludes. Tak pandang dengan siapa memakan nasi beserta lauk yang tersedia, warga lahap menghabiskannya. Hal itu sesuai dengan apa yang menjadi tujuan dari Komandan Kodim 0707/Wonosobo yang bertindak sebagai ketua panitia, Letkol Czi Dwi Hariyono yang ingin melihat keakraban dan kerukunan warga masyarakat benar-benar ditunjukkan dalam Grebeg Suran Masal. “Di sini kita makan, masak, dan berdoa bersama-sama tanpa perlu merisaukan perbedaan agama atau keyakinan,” terang Dandim di sela acara..

.
Di tengah gelaran festival yang juga diisi pertunjukan beberapa jenis kesenian khas Wonosobo tersebut, memang diselipkan acara masak dan doa bersama serta Ikrar kebhinekaan. Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagyo beserta Ketua DPRD Afif Nurhidayat, serta unsur forum koordinasi pimpinan Daerah, hingga para pemuka agama tak sungkan menyiapkan tumpeng dan masakan secara bersama untuk warga masyarakat. Hal itu, dikatakan Dandim merupakan simbolisasi yang menunjukkan bahwa keberagaman di Wonosobo tak jadi soal. Bahkan menjadi modal kuat untuk maju bersama. “Keberagaman di Indonesia ini beberapa waktu terakhir tengah banyak diuji, sehingga dengan adanya acara suran lintas agama dan budaya ini, kita berharap Wonosobo bisa menjadi contoh yang baik, terkait bagaimana membina keberagaman dan kerukunan,” tandas Dandim..

.
Bagi Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagyo yang hadir bersama jajaran pimpinan OPD di lingkup Pemkab, suksesnya Grebeg Suran Masal lintas Agama dan Budaya layak diapresiasi tinggi. “Terimakasih saya sampaikan kepada Kodim, Polres, para Pemuka Agama dan seluruh pihak yang telah bahu-membahu sehingga gelaran Grebeg Suran Masal lintas agama dan budaya ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya. Wabup juga mengaku sangat bangga melihat warga masyarakat begitu kompak, rukun dan bersedia menjaga toleransi dengan sesama maupun dengan yang berbeda keyakinan. Bekal berupa kerukunan antar umat beragama, menurut Wabup sangat berharap bagi kelangsungan pembangunan daerah, sehingga ia akan sangat mendukung apabila kegiatan Grebeg Suran Masal bisa dilangsungkan lagi di tahun-tahun mendatang..

.
Senada, Ketua FKUB Zainal Sukawi juga sangat bersyukur dengan terselenggaranya Grebeg Suran Masal lintas agama di Wonosobo. Kerukunan umat beragama, dikatakan Sukawi merupakan modal berharga bagi terjaganya kondusifitas daerah. “Kita semua perlu menyadari adanya skenario besar yang dibuat pihak-pihak tertentu, yang menginginkan adanya ketidakharmonisan dalam masyarakat. Bahkan selain dengan adu domba, juga dengan memunculkan isu-isu bernuansa SARA,” tegas Sukawi. Karena itulah, ia dan jajaran FKUB senantiasa berupaya menciptakan situasi dan kondisi yang nyaman di Wonosobo, termasuk salah satunya dengan bergandengan tangan menyambut ajakan Pemkab untuk menggelar Grebeg Suran Masal..

.
Sementara, salah satu tokoh lintas Agama, Ahmad Baehaqi menegaskan pentingnya seluruh warga masyarakat Wonosobo untuk menjaga kerukunan, baik dengan sesama agama, maupun dengan pemeluk agama lainnya. Kerukunan umat beragama, dikatakan pria yang akrab dengan sebutan Haqi itu, menjadi modal utama pembangunan daerah. Karena tanpa adanya kerukunan, sebanyak apapun potensi yang dimiliki tidak akan memberikan manfaat optimal. “Apapun kekayaan alam maupun sumber daya manusia yang dimiliki, apabila warganya tidak rukun, akan sia-sia belaka, karena pasti yang terjadi adalah situasinya tidak pernah kondusif,” pungkas Haqi. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *