Percantik Jalur Alternatif Dieng Dengan Kebun Kopi, Seribu Pohon Kopi Ditanam

by -80 views

WONOSOBOZONE – Upaya warga Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kab. Wonosobo dalam menyambut perbaikan jalur alternatif Dieng kian diseriusi. Hal itu terbukti ketika sedikitnya 1000 bibit kopi ditanam oleh warga setempat bersama organisasi sosial dan beberapa instansi terkait kemarin (26/9) l di kawasan Kas Desa yang terlalui oleh jalur alternatif Dieng. “Kopi yang kami tanam berjenis Arabica. Sebenarnya aksi penanaman ini berkat dorongan dari beberapa organisasi sosial, seperti LPTP-AQUA, PUSPA Wonosobo, Kita Institute dan Remaja Aktif Kongsi (REAKSI) untuk mempercantik suasana perjalanan menuju Dieng,” terang salah satu perangkat Desa Mlandi, Istangin kepada wartawan, Rabu (27/9).

Selain mempercantik jalur Dieng, menurut salah satu panitia yang juga pegiat lingkungan asal Garung, Ngabidin mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya menjaga kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu. Ngabidin mengaku pihaknya tak menyangka bahwa kegiatan tersebut mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat setelah dipublikasikan melalui media sosial. “Aksi penanaman dimulai dari jam 08.00 WIB dengan dibantu banyak elemen masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka tentang menjaga kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu melalui konservasi berbasis ekonomi. Dengan menanam kopi ini juga menjadi awal dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekaligus sebagai upaya menjaga kawasan hulu DAS Serayu,” beber Ngabidin.

Tujuan dari penanaman tersebut selaras dengan visi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Salah satu perwakilan dari instansi terkait tersebut yang turut hadir, Kusno Waluyo menjelaskan, Desa Mlandi diproyeksikan menjadi desa yang dilewati jalur propinsi dan jalur alternatif Dieng. Sehingga memang diharapkan Mlandi kedepannya siap menjadi desa penopang perekonomian Wonosobo. “Sebenarnya tanam kopi ini manfaatnya banyak. Bisa juga sebagai tanaman keras yang dapat mencegah longsor. Pokoknya multifungsi. Semoga bibit ini dapat dilestarikan, tak hanya saat seremonial saja,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *