PDM Wonosobo Rintis Jalan Menuju PCM Unggulan

by -284 views

WONOSOBOZONE – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cabang Wonosobo tengah berupaya serius membangun kesadaran dan kemampuan manajerial yang optimal di kalangan para pengurus dan anggota organisasi tingkat cabang. Hal itu diungkapkan Ust. Bambang Wen, Ketua PDM Wonosobo, ketika ditemui di kantor Sekretariat Cabang, Minggu (24/9). “Diperlukan sinergitas antar pengurus dan anggota persyarikatan, oleh karena itu dalam rangka mewujudkan persyarikatan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang berdaya saing serta lebih bermanfaat untuk ummat, selama dua hari PDM Wonosobo mengadakan studi banding ke ranting unggulan Gunungpring, Muntilan Magelang Jawa Tengah dan Ranting Unggulan Nitikan Jogjakarta pada Sabtu-Ahad, 23-24 September,” tutur Bambang.


Peserta study banding, disebut Bambang  mulai dari jajaran pengurus PDM, ditambah pengurus 15 PCM se-Kabupaten Wonosobo, Kepala Majelis dan Lembaga, Ortom, dan Kepala Amal Usaha Muhamadiyah (AUM). Kunjungan ke Muntilan dan Nitikan, menurut Bambang merupakan strategi dalam rangka memajukan PCM di Kabupaten Wonosobo yang pada akhirnya akan ditularkan ke setiap ranting bawahnya. “Dengan melihat dan mempelajari langsung ke kedua PCM unggulan tersebut, para pimpinan cabang dapat menyerap ilmu-ilmu berharga dunia peryarikatan di lain Daerah, yang setiap harinya terus menggeliat dengan amal usahanya masing-masing,” lanjut Bambang. Dari Proses pembelajaran itulah, Bambang  berharap nantinya mereka mampu mendorong dan memotivasi jajarancabang masing-masing, serta memonitor perkembangannya  karena ilmunya sudah mereka dapatkan langsung dengan melihat, membandingkan perkembangan ranting unggulan di Indonesia itu.


Terkait pemilihan ranting Muhammadiyah Gunungpring Muntilan, Bambang Wen mengaku didasari oleh telah dinobatkannya ranting tersebut sebagai Ranting Unggulan saat digelarnya LPCR Muhammadiyah Expo 2017 di Kompleks Perumahan Islami Puncak Wangi, Babat Lamongan pada Mei silam. “Ranting Gunungpring juga sebelumnya berhasil mencuri perhatian PWM Jawa Tengah untuk dinobatkan sebagai ranting unggulan tingkat Jawa Tengah,” bebernya. Untuk penilaian

Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah diungkap Bambang, memiliki sejumlah kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa masuk dalam nominasi pemilihan. “Unsur yang pertama adalah keorganisasian, kedua ekonomi AUM, ketiga kreatifitas dan inovasi dalam mengembangkan persyarikatan dan pemanfaatan media dakwah, dan yang keempat, atau unsur paling utama dari semua unsur penilaian adalah pembinaan jamaah,” urainya.


“Kami bersyukur, target peserta study banding tercapai, dan hasilnya semua peserta menunjukkan komitmen untuk berupaya maksimal mewujudkan cita-cita, tampil sebagai Cabang unggulan pada gelaran LPCR Expo berikutnya,” tandas Bambang.


Sementara, terkait kunjungan ke Jogjakarta, Sekretaris PDM Setyo Rahmawanto menjelaskan bahwa tujuannya adalah kantor pusat Pimpinan Muhamadiyah dan kantor Suara Muhammadiyah, serta ziarah ke makam pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. “Kunjungan ke makam KH Ahmad Dahlan ini adalah ziarah mengingat kematian, ziarah untuk mendoakan sang Pencerah yang telah menorehkan tinta sejarah peradaban Indonesia melalui Persyarikatan Muhammadiyah. Kita belum ada apa-apanya dibanding perjuangan beliau, tapi kita semua punya visi dan misi yang sama untuk membesarkan dan memajukan ummat. “ tegas Setyo Rahmawanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *