Wonosobo Targetkan Juara Mapsi Provinsi Berturut-Turut

by -143 views

WONOSOBOZONE – Kabupaten Wonosobo pernah berjaya dalam ajang lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (Mapsi) pelajar tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Tahun 2016 lalu. Para kafilah yang menjadi wakil dari Wonosobo tersebut berhasil meraih juara I dalam kategori cipta teks cerita islami level Sekolah Dasar. Perwakilan Wonosobo yang menjadi jawara tersebut merupakan jebolan dari lomba Mapsi yang di selenggarakan Kecamatan Selomerto. Ketua Panitia Mapsi Kecamatan Selomerto, Safa’at, mengatakan perolehan juara tersebut menjadi modal awal kebangkitan para kafilah Mapsi dari wilayahnya. Mengingat beberapa tahun sebelumnya menjadi masa suram Kecamatan Selomerto karena tidak dapat mewakili Kabupaten untuk maju di tingkat Provinsi. “Meski masih satu kategori yang kita juarai di tingkat Provinsi, hal itu menjadi modal awal kami untuk mengembangkannya menjadi lebih baik. Kami targetkan pada tahun 2017 ini dapat kembali menjuarai kategori yang sama di tingkat Provinsi. Bahkan kalau bisa untuk semua kategori,” ungkap Safa’at di sela lomba Mapsi tingkat kecamatan yang berlokasi di SDN Balekambang, Kec. Selomerto, Sabtu (16/9)..
Upaya untuk meraih prestasi serupa tersebut, menurut Safa’at telah dirintis beberapa bulan sebelumnya. Hal itu terbukti ketika sedikitnya 30 SD se-Kecamatan Selomerto mempersiapkan anak didik masing-masing dalam waktu tiga bulan sebelumnya untuk mengikuti lomba Mapsi tersebut. Dengan adanya persiapan yang matang, pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Selomerto itu berharap semangat Juara Tingkat Propinsi pada 2016 mampu digelorakan kembali, sehingga para peserta benar-benar siap berkompetisi sekaligus merebut juara tak hanya untuk tingkat Kabupaten, tapi juga pada ajang serupa di tingkat Provinsi. “Meskipun sampai saat ini bibit-bibit unggul belum begitu terlihat, namun kami tetap optimis bahwa target lomba Mapsi tingkat Kecamatan Selomerto ini dapat melebihi prestasi yang pernah di raih pada 2016 lalu,” tambahnya..
Optimisme ketua panitia Mapsi tersebut selaras dengan salah satu guru pembimbing dari SD Semayu, Riezdqhy Annisa. Menurut Guru Agama yang memiliki sapaan akrab Kiki tersebut, selain menjadi ajang seleksi bibit terbaik, ajang Mapsi Tingkat Kecamatan Selomerto ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan kepada Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Seni, khususnya di kalangan generasi usia dini Wonosobo. “Yang terpenting adalah justru bagaimana semangat mendalami dan mencintai Al Qur’an dan PAI beserta Seni bisa tumbuh dan berkembang di masyarakat Wonosobo,” urai wanita kelahiran Yogyakarta tersebut..
Selain itu, Kiki mengaku pihaknya baru kali pertama mengikuti Mapsi dalam kategori Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Islami (TIKI). Mengingat terdapat dua kategori baru, yaitu TIKI dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Islam (LKTI) dalam Mapsi Ke-20 itu. “Total keseluruhan kategori ada 11. Dua diantaranya adalah kategori baru, yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah Islam (LKTI) dan lomba TIKI yang baru bisa kita ikuti. Semoga peserta didik terbaik yang nantinya terpilih dapat menjuarai di tingkat Kabupaten dan mewakili Mapsi di tingkat Provinsi,” pungkasnya. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *