Kualitas Pendidikan Dinilai Lebih Strategis Kurangi Angka Kemiskinan

by -36 views

WONOSOBOZONE – Upaya Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta aksesibilitas layanan pendidikan kian digencarkan. Hal tersebut terlihat ketika Bupati Wonosobo, Eko Purnomo meresmikan program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C lingkup Kabupaten pada Kamis (14/9). Peresmian program kesetaraan yang secara simbolis digelar di Desa Simbarjo Kec. Selomerto, Kab. Wonosobo itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, Sigit Sukarsana adalah untuk mengurangi tingginya angka kemiskinan yang ada di Wonosobo. “Setelah beberapa kali mengadakan Forum Group Discustion (FGD) dengan mengajak para pemangku kepentingan untuk memikirkan langkah-langkah strategis dalam menurunkan angka kemiskinan melalui jalur pendidikan, akhirnya program ini dapat terwujud,” ungkap Sigit.
Sigit mengaku pihaknya telah menyiapkan penampungan untuk program kesetaraan sebanyak 9000 kursi peserta didik. Jumlah tersebut secara bertahap akan dituntaskan, mengingat dari jumlah 800 ribu jiwa, dan rata-rata lama pendidikan sekolah di Wonosobo masih di angka 6 tahun lebih. “Belum sampai 7 tahun. Dalam artian, hanya sebatas belajar Sekolah Dasar. Jadi benar-benar perlu ditingkatkan,” tambah Sigit..


Terkait antusiasmu peserta didi, Sigit mengatakan pihaknya telah menerima pendaftaran peserta didik sedikitnya 540 orang. Dari 540 peserta didik tersebut, lanjut Sigit, terdiri dari 27 kelompok belajar. Diantaranya 11 kelompok belajar Paket B dan 16 kelompok belajar Paket C, masing masing kelompok terdiri dari 20 orang. “Yang terpenting dari program tersebut adalah kesiapan data dengan terus diupdate. Sinkronisasi data yang berasal dari berbagai sumber perlu dilakukan, mudah-mudahan program berhasil, secara signifikan bisa menurunkan angka kemiskinan melalui jalur pendidikan,” bebernya.

.


Upaya mengurangi angka kemiskinan melalui peningkatan jalur pendidikan diapresiasi oleh Bupati Wonosobo, Eko Purnomo. Eko menyebut Kabupaten Wonosobo bisa sejajar dengan Kabupaten lain, bukan hanya berada di peringkat terakhir dari 35 Kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Selain itu, Eko juga menambahkan bahwa tuntutan pendidikan yang maju akan menentukan kesejahteraan suatu bangsa, mengingat perkembangan jaman yang semakin modern. “Kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengukseskan program ini. Karena tanpa bantuan dari seluruh elemen, program ini takkan berhasil,” pungkas Bupati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *