House Of Batik I&I Wadahi Puluhan Cluster Batik Wonosobo

by -276 views

WONOSOBOZONE – Berawal dari keluhan para cluster batik yang ada di Wonosobo untuk memasarkan produksi batiknya, salah satu pecinta batik asal Wonosobo, Dr. Lilis Handayani Ujiati merespon secara cepat dan berinisiatif membuat wadah berupa House Of Batik I&I. Wadah tersebut difungsikan untuk menampung produksi batik yang ada di Wonosobo kemudian didistribusikan ke beberapa penjuru, mengingat Lilis yang menjadi owner House Of Batik I&I memiliki banyak jaringan di luar Wonosobo bahkan sampai level Nasional. “Sebenarnya Pemkab Wonosobo memiliki wadah ini, namun tak dapat berjalan dengan optimal. Niatan kami adalah untuk mempertahankan batik tulis maupun cap asli Wonosobo. Ditambah dengan kesusahan distribusi para cluster. Jadi munculah ide untuk mewadahi sekaligus memasarkannya,” terang wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas I Wonosobo itu..
Disela launching House of Batik I&I yang terletak di jalan Lingkar Utara No. 19 B, Perumahan Bumi Madukoro Damai, Bumireso, Wonosobo belum lama ini, Lilis mengatakan potensi batik Wonosobo layak go Internasional. Terlebih pesona gambar batik yang dituangkan merupakan keindahan alam dan hasil bumi yang hanya dimiliki Wonosobo. Seperti gambar wanita yang sedang memetik buah Carica, tanaman purwaceng, sunrise Sikunir, dan Dieng. “Sedikitnya 15 Cluster batik Wonosobo yang kita wadahi disini. Semoga perjuangan kami dalam melestarikan batik menjadi berkah kita semua,” harapnya..
Tak hanya menampung perajin batik untuk melestarikan batik, Lilis juga gencar berkampanye agar generasi muda lebih mencintai kain batik. Terbukti dengan beberapa instansi pemerintahan telah didorong olehnya untuk memakai batik asli Wonosobo. Selain itu, beberapa lembaga pendidikan juga menggunakan batik dari produksi House Of Batik I&I..
Optimisme sekaligus apresiasi positif akan wadah dari produksi puluhan Cluster batik tersebut disampaikan oleh beberapa tamu undangan yang hadir dalam acara launching, diantaranya ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Wonosobo, Heri Purwanto. Heri menyebut pihaknya akan mendukung upaya pelestarian potensi alam maupun kesenian Wonosobo yang salah satunya berupa batik itu. “Kami menilai potensi pasarnya masih sangat terbuka dan prospek ke depannya cukup bisa diandalkan. Seiring semakin dikenalnya Wonosobo sebagai destinasi unggulan di Jawa Tengah, kami meyakini akan berdampak positif terhadap minat pada hasil kerjinan khas seperti batik ini, pungkas Heri. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *