Pelopor Pemberantasan Calo Naik Pangkat Dan Ditugaskan Di Kepri

by -81 views

WONOSOBOZONE – Mutasi besar-besaran yang ada di Kementerian Hukum dan Ham menjadikan Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Keimigrasian (Kasubsilantas) Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, Washono mendapat promosi naik pangkat. Tak hanya itu, Pria yang menjadi inisiator pemberantasan Calo di wilayah Kantor Imigrasi II Wonosobo tersebut juga di pindah tugaskan di Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dengan jabatan baru, yakni sebagai Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian. “Saya sebelum di Wonosobo pernah bertugas di Ngurah Rai, Bali. Sekarang saya alhamdulillah mendapat amanah baru dengan kedudukan baru dan wilayah baru. Semoga dengan jabatan baru ini, saya bisa lebih optimal dalam mengabdikan diri untuk negara,” terang Washono ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/9).

.
Berdasarkan informasi yang didapat dari Website resmi Kemenkumham, Pria Kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut menggantikan Komarudin yang juga dipindah tugaskan ke Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang, Provinsi Kepri. Selain memberantas Calo, Washono juga mengaku pihaknya telah melakukan upaya penekanan terhadap angka calon TKI ilegal yang hendak bekerja ke luar negeri dengan berbagai inovasi, seperti rekomendasi berbasis online dan memperketat dalam sesi wawancara. Terbukti pada tahun 2017 sejak bulan Januari- Agustus, angka penyimpangan CTKI ilegal berkurang sedikitnya 40% dibanding tahun sebelumnya. “Semoga apa-apa yang sudah dilakukan yang baik tentunya bisa diteruskan, dan saya nanti yang ditugaskan di tingkat Kota Batam, Kepri juga akan terus melakukan koordinasi,” ungkap Pria berwajah oval yang mengabdikan diri di Wonosobo selama 4 tahun 3 bulan itu..
Salah satu awak media Wonosobo, Edy Purnomo menyebutkan Washono tidak alergi terhadap pers. Karena menurutnya, Washono memiliki prinsip bahwa tanpa pers  ataupun awak media, program kerja dan informasi dari Imigrasi tak dapat tersalurkan ke masyarakat secara maksimal. “Tanpa pers, tidak ada masukan berupa kritik dan saran yang membangun demi kebaikan pelayanan terhadap masyarakat, itu statemen pak Washono kepada kami,” bebernya..
Sementara, pengganti Washono di kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo adalah Al Anshari, pindahan dari Kantor Imigrasi Aceh, selaku Kasubsi Perizinan. Sebelum berpamitan, Washono menyampaikan kepada pejabat baru yang menggantikannya di Wonosobo untuk selalu utamakan pelayanan terhadap masyarakat tanpa mengesampingkan aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. “Program kami yang belum terlaksana adalah WhatsApp Gateaway, yakni masyarakat dapat menikmati informasi keimigrasian melalui pesan whatsapp. Semoga dengan pejabat baru dapat melanjutkan program-program tersebut,” pungkas Ayah dari dua anak itu. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *