Kapolres : Warga Wonosobo Ikut Aksi Di Magelang, Kami Suruh Pulang

by -44 views

WONOSOBOZONE – Aksi bela kaum Rohingya oleh sekelompok orang di Indonesia mendapat sanggahan dari berbagai kalangan, termasuk oleh pihak Polres Wonosobo dan juga Kodim 0707/Wonosobo. Unjuk rasa yang semula akan digelar di komplek Candi Borobudur tersebut direspon dengan cepat Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan. Ia mengaku telah mempersiapkan seluruh personil untuk mencegah keterlibatan warga Wonosobo dalam aksi tersebut. “Kami siagakan personil disemua wilayah Wonosobo. Siapapun ormas maupun warga yang hendak kesana dan berniat untuk turut serta dalam aksi, langsung kami suruh pulang,” terang Kapolres usai rapat koordinasi lintas agama yang digelar di ruang transit Sekretariat Daerah Wonosobo, Rabu (6/9).

.
Karena menurut Kapolres, unjuk rasa yang menggunakan tempat-tempat bersejarah itu dilarang, seperti Candi Borobudur. Meskipun demikian, menurut Kapolres, pihaknya tetap mempersilakan sejumlah ormas maupun warga menggelar aksi di wilayah sendiri, baik berupa doa bersama maupun sholat berjamaah bersama. Kapolres itu tak ingin, konflik yang terjadi di negara orang itu, justru memunculkan isu keagamaan di Indonesia. “Yang jelas masih di Wilayah Wonosobo tak masalah. Jangan sampai kebebasan berpendapat yang dituangkan dalam bentuk unjuk rasa sampai merusak benda bersejarah. Jadi mari lebih bijak lagi dalam menyikapi sebuah peristiwa,” harap Ridwan..
Senada dengan Kapolres, Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Czi Dwi Hariyono yang turut hadir dalam rakor tersebut mengatakan pihaknya bersiap untuk mendukung penuh pengamanan terhadap masyarakat Wonosobo akan aksi 8 September mendatang. “Di Myanmar bukan konflik agama. Ada indikasi kelompok-kelompok yang menunggangi dalam aksi tersebut, sehingga ada larangan untuk tidak terlibat dalam aksi tersebut. Tapi kita tidak perlu mengkhawatirkan yang terjadi di Magelang, yang perlu kita pikirkan agar Wonosobo tetap kondusif,” tandas Dandim. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *