Bersih Sungai Bogowonto Hasilkan Sampah 2 Ton Lebih

by -75 views

WONOSOBOZONE – Usai viral di sosial media (sosmed) video buang sampah sebanyak satu truk pada beberapa hari terakhir, pada hari Sabtu (2/9), sungai Bogowonto yang menjadi lokasi pembuangan sampah liar dibersihkan oleh masyarakat Wonosobo. Ribuan warga dari berbagai komunitas bersama TNI, Polri dan segenap Instansi terkait tergabung dalam aksi bersih sampah di sungai yang terletak di Dusun Silento, Desa Pecekelan Kecamatan Sapuran, Kab. Wonosobo itu. Dimulai sejak pukul 08.00 sampai sore hari, sampah yang terkumpul mencapai lebih dari 2 Ton. “Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Ternyata masih banyak sekali warga yang belum menyadari pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Lha ini, malah sungai yang menjadi tempat sampah. Hal itu menunjukkan Wonosobo mengalami krisis kesadaran lingkungan,” ungkap Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan ketika meminpin aksi bersih sungai Bogowonto. Menurut Kapolres, upaya menyadarkan masyarakat tersebut membutuhkan sinergitas dari semua instansi terkait dan dari seluruh tokoh masyarakat..
Senada, salah satu pegiat lingkungan dari komunitas Zero Waste, Kartini yang turut tergabung dalam aksi tersebut mengatakan pembuangan sampah liar kerap kali terjadi pada warga Wonosobo yang berdomisili di dekat sungai. Bahkan menurut Kartini, sungai yang berada dekat dengan pasar menjadi sasaran empuk para pedagang untuk dijadikan tempat pembuangan akhir sampah dari limbah yang mereka hasilkan. Dengan adanya aksi bersih sekaligus tertangkapnya pelaku dalam video viral pembuangan sampah liar tersebut, Kartini berharap dapat menjadikan warga memahami dan menyadari akan pentingnya kelestarian lingkungan. “Hampir sungai di semua kecamatan yang berdekatan dengan pasar itu banyak sekali sampah menumpuk. Sering kita membersihkan sampah-sampah tersebut, namun tak menjadikan perilaku brutal itu surut,” urainya..
Sementara, Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo mengaku geram dengan munculnya kasus pembuangan satu truk sampah ke aliran sungai Bogowonto itu. Untuk mencegah agar hal serupa tidak terjadi lagi di masa-masa mendatang, Wabup mengaku akan segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Kades dan Camat se-Wonosobo. “Upaya menambah tempat pembuangan sampah terpadu sementara (TPST) saya kira perlu dilakukan lagi hingga sampai ke desa-desa, demi menyadarkan warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” tutur Wabup lebih lanjut. Meningkatnya kesadaran warga masyarakat untuk tidak menggunakan sungai sebagai tempat pembuangan sampah, diyakini Wakil Bupati juga akan berimbas kepada terjaganya habitat sungai sebagai salah satu sumber kehidupan bagi banyak makhluk. Kebersihan sungai-sungai di Wonosobo, menurut Agus juga akan mampu memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tengah berkunjung, terlebih banyak objek wisata air terjun yang kini tengah dibenahi untuk dapat diangkat sebagai destinasi unggulan. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *