Kapolres Wonosobo Gelar Jagongan Kamtibmas Bersama Tokoh Kecamatan Leksono

by -36 views

WONOSOBOZONE – Sebagai wujud penciptaan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat, Kapolres Wonosobo AKPB Muhammad Ridwan, S.I.K. bersama PJU menggelar acara Jagongan Kamtibmas di Balai Desa Manggis Kecamatan Leksono, Selasa (29/8) pagi. Selain diikuti Pejabat Utama Polres Wonosobo, acara tersebut juga dihadiri oleh Muspika Leksono dan puluhan Tokoh Kecamatan Leksono. Jagongan Kamtibmas sendiri merupakan program terobosan Polres Wonosobo yang bermakna Jlajah (berkeliling), Gropyok (bersama-sama), Mireng (mendengarkan) dan Angon (memelihara, mengendalikan) untuk menciptakan Kamtibmas. Dalam penyampaiannya, Kapolres menghimbau kepada seluruh tokoh untuk ikut serta memelihara kamtibmas di lingkungannya masing-masing.

Salah satu yang menjadi ancaman besar adalah berkembangnya paham radikalisme yang bertujuan untuk mengganti ideologi negara dari Pancasila menjadi berdasarkan agama tertentu,” kata Kapolres.

“Hal ini ditambah dengan beredarnya berita bohong atau hoox yang menyebarkan kebencian antar masyarakat,” ujarnya.

Untuk penyebaran ujaran kebencian sendiri, lanjut Kapolres, akan ada konsekuensi hukum sesuai dengan Surat Edaran Kapolri nomor : SE/6/X/2015.

“Sehingga siapapun yang melakukan ujaran kebencian, terlebih lagi melalui media sosial, dapat diproses hukum. Oleh karenanya, saya minta kepada seluruh warga masyarakat untuk mengantisipasi dan mencegah hal tersebut berkembang di lingkungannya masing-masing,” terang AKBP Ridwan.

Kapolres saat berbicara di depan warga dan para tokoh desaDidepan para tokoh Leksono, Kapolres juga menyinggung mengenai permasalahan balon udara yang cukup menjadikan Wonosobo sebagai pusat perhatian dunia.

“Berdasarkan aturan penerbangan, melepas balon udara tanpa awak yang tidak disertai ijin merupakan pelanggaran. Dikarenakan jika balon tersebut menabrak pesawat, dapat menimbulkan kecelakaan yang fatal,” jelasnya.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Polres Wonosobo dan Air Nav Indonesia sedang memformulasikan kebijakan untuk mengakomodir penerbangan balon udara tanpa awak tersebut. Kita tunggu saja hasilnya. Sehingga sebelum ada keputusan resmi, kami menghimbau kepada warga untuk tidak menerbangkan balon udara tanpa awak untuk alasan apapun,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Wonosobo AKP. SS. Udiono juga mengajak kepada warga masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Yang paling utama adalah kesadaran menggunakan helm saat menggunakan sepeda motor, baik untuk anak-anak ataupun orang dewasa. Karena helm inilah yang akan mengurangi fatalitas jika terjadi kecelakaan,” terang Kasatlantas.

“Dan satu lagi. Jangan sekalipun menggunakan angkutan barang untuk membawa penumpang. Karena selain melanggar aturan, hal ini juga sangat membahayakan jika terjadi kecelakaan dimana dapat memakan banyak korban jiwa,” tutupnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bola voli, net dan bola sepak oleh Kapolres Wonosobo yang diterima oleh Kades Manggis, Suyanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *