​Bermetamorfosis, Arpusda Wonosobo Rangkul Komunitas

by -136 views


WONOSOBOZONE – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Wonosobo belum lama ini undang sedikitnya 20 komunitas untuk mengikuti diskusi bersama di Aula Arpusda Wonosobo, (24/8).

.

Pertemuan tersebut juga sebagai  persiapan menyambut roadshow Perpustakaan Nasional RI yang akan digelar pada tanggal 15 September mendatang dengan serangkaian acara dari berbagai komunitas di Wonosobo.

.

Selain roadshow Perpustakaan Nasional, Arpusda juga akan mengadakan explore buku ke daerah terpencil dengan merangkul komunitas agar ikut andil dalam acara tersebut.

.

Agenda rapat yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Arpusda, Eko Yuwono itu menjadi salah satu titik start untuk menggandeng komunitas agar lebih sering berkegiatan di Perpustakaan. Hal itu mengingat selama ini kesan perpusda sebagai tempat yang hanya untuk membaca seharusnya sudah mulai berganti. Terlebih dengan adanya teknologi informasi serta berbagai kelengkapan fasilitas perpusda yang mampu mendukung kegiatan komunitas lokal.

.

“Kami berharap dari berbagai komunitas di Wonosobo bisa ikut memanfaatkan ruang-ruang yang ada di perpusda ini untuk berkegiatan positif. Meskipun dirasa belum sepenuhnya lengkap, tapi harapan kami bisa memberi masukkan sehingga kami bisa mengomunikasikan itu dalam bentuk program-program. Bahkan dari forum ini kami berharap pihak dewan bisa memahami dari sisi pendanaan bahwa bidang perpusda tidak hanya di ranah buku saja, namun memang butuh pengembangan untuk berbagai aspek,” ungkap Eko.

.

Eko juga membahas tentang Gerakan Wonosobo seneng moco yang nantinya juga akan didukung berbagai kegiatan termasuk ekspo dan juga temu anggota. Perpustakaan yang berdiri pada tahun 1990 dan di renovasi total pada tahun 2012 ini kini mencapai​ 32.000 anggota se-Wonosobo. Bahkan koleksi buku di Arpusda sudah  tersedia lebih dari 70.000 buku. Namun dari banyak masukkan, perlu terus diadakan penambahan buku baru. sehingga peranan anggota maupun komunitas sangat diharapkan untuk memberi masukkan.

.

Menurut Kabid Perpustakaan Bambang WEN,  kini Perpusda sudah mengalami Metamorfosis. Bahkan tak hanya lepas dari citra sebagai tempat membaca atau meminjam buku saja, tetapi diharapkan menjadi ruang berkarya. Salah satunya telah diawali dengan pameran lukisan oleh para perupa Wonosobo yang menempati ruang rapat bawah.

.

“Kita juga sudah menunjuk duta baca, yakni ibu Fairuz Eko Purnomo. Sehingga nantinya saat ekspo, diharapkan rekanrekan dari komunitas untuk lebih mengeksplorasi sisi kekayaan sejarah lokal hingga sisi literasi dalam bentuk yang kreatif. Selain juga melibatkan perpustakaan desa. Pada intinya perpus sekarang lebih terbuka, semuanya juga geratis,” ungkap Bambang.

.

Dari Ka Seksi Pembinaan dan Pengembangan, Astien Umariyah juga berharap bisa menjadikan Perpusda sebagai Sekretariat bersama bagi para penggiat komunitas. Hal itu juga menyambut gagasan dari kabid perpusda tentang Wonosobo Corner. Di mana perpus menjadi tempat untuk mendapatkan berbagai informasi tentang Wonosobo mulai dari pariwisata, kependudukan, hingga sejarah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *