Launching Bukit Beser Wonosobo: Suguhkan Sunset, Sunrise dan Pemandangan Indah

by -291 views

WONOSOBOZONE – Keindahan alam luar biasa yang dimiliki Wonosobo membuat berbagai desa makin optimistis untuk mengembangkan potensi wisata berbasis desa. Salah satu desa yang mengembangkan desa wisata tersebut adalah Desa Lipursari, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Sedangkan salah satu yang menjadi andalan dari desa kaya akan potensi itu  adalah keindahan alam Bukit Beser. “Asal-usulnya Bukit Beser yaitu dulu Desa Lipursari ini pernah menjadi salah satu jalur penting bagi warga sekitar Wadaslintang dan Kaliwiro yang hendak menuju Kota Wonosobo. Di tengah perjalanan, warga yang melintas biasa beristirahat di sebuah puncak bukit, di mana berdiri warung makanan dan minuman khas,” terang Kepala Desa Lipursari, Wagiman, Kamis (24/8) di sela launching destinasi wisata baru bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat dan jajaran pemerintahan Kecamatan Leksono. Selain demi melepas lelah lapar dan dahaga untuk semantara waktu, lanjut Kades, dulu biasanya orang yang tengah melintas juga berhenti di bukit itu untuk buang air kecil (kencing). “Diawali dari kebiasaan warga buang air kecil, yang dalam bahasa jawa sering disebut juga dengan beser itulah, kemudian nama Gunung Beser mengemuka,” tambah Wagiman.

Kini, setelah puluhan tahun berselang, jalur yang melewati puncak gunung beser memang tak lagi menjadi jalan utama Wadaslintang – Wonosobo. Meski demikian, akses jalan menuju Gunung Beser tetap mudah. Pasalnya, pihak desa bersama warga setempat telah tuntas memperbaiki jalan agar nyaman untuk dilalui para pengunjung. “Jejak dari kebiasaan warga di masa-masa kolonial tersebut masih bisa dinikmati khalayak, karena kami mengupayakan agar puncak bukit Beser menjadi destinasi wisata alam baru nan menarik, dengan kita tambah berbagai asesoris untuk mempercantik puncak bukitnya,” beber Kades.

Jarak antara desa dengan puncak bukit berjarak kurang dari lima menit dengan menaiki kendaraan. Sesampainya di atas, pengunjug akan disambut pemandangan indah kota Wonosobo, Gunung Sindoro, dan Waduk Wadaslintang yang tampak jelas menawan. Sebenarnya, menurut Wagiman, keindahan yang ditawarkan nyaris sama dengan obyek wisata yang telah lebih dulu ada. Seperti Gunung Lanang, Bukit Seroja, maupun yang lain. Sama-sama menawarkan keindahan alam, sunrise dan sunset. Namun demikian, Wagiman menyebut kondisi itu tak akan membuat pemerintah dan pemuda desa setempat pesimis mengembangkan wisata di desanya. “Saya yakin setiap obyek wisata memiliki daya tariknya sendiri-sendiri tak bisa disamakan. View-nya beda-beda,” ungkapnya.

Melihat potensi luar biasa yang dimiliki Desa Lipursari, Camat Leksono, Agus Fajar Wibowo yang turut hadir meletakkan batu pertama di Bukit Beser, menyatakan dukungannya untuk pengembangan ke depan. Pemerintah Desa Lipursari, menurut Agus telah memiliki inisiatif yang bagus dalam mengupayakan optimalisasi potensi wisata. “Kalau akses menuju puncak gunung Beser sudah bagus karena sudah dilakukan pengerasan dengan betonisasi,” ujar Agus. Selain terkait fisik dan sarana prasarana infrastruktur, Agus juga berharap ada upaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar kelak lebih siap ketika melayani wisatawan yang berkunjung. (Ham)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *