Babinsa dan PPL Serbu Sawah

by -26 views

WONOSOBOZONE – Program swasembada pangan terus dilakukan salah satunya adalah dengan adanya percepatan Luas Tambah Tanam.  Yaitu mendorong para petani agar lebih cepat dalam mengolah lahannya setelah panen. Sehingga diharapkan dalam 1 tahun itu para petani bisa panen sampai dengan tiga kali. Minimal dalam 2 tahun bisa tanam padi 5 kali panen.

Dalam upaya percepatan luas tambah tanam tersebut Babinsa koramil Sapuran dan PPL melaksanakan tanam padi bersama masyarakat. Jenis padi yang ditanam adalah jenis Ciherang dengan luas 1,5 ha.  Penaman padi ini bersama dengan kelompok tani Mulya. (23/8)

Kapten Inf Iwan Nafarin Danrmil Sapuran menyampaikan bahwa TNI dan PPL siap membantu para kelompok tani yang mengalami kendala dalam penanaman padi mulai dari proses pengolahan tanah, mencari bibit, pupuk dan lain sebagainya apabila ada kendala diharapkan para kelompok tani segera lapor. Sehingga sawah tidak dibiarkan lama terbengkelai.

Tujuan dari LTT ini adalah untuk menggenjot produktivitas tanaman padi agar tercipta swasembada pangan yang berkelanjutan. Salah satu yang bisa dilakukan oleh pemerintah dalam mensejahterakan petani adalah meningkatkan produktivitas petani dengan berbagai bantuan. Hal tersebut sebagai upaya untuk mengefektifkan pendayagunaan lahan. Jumlah lahan tersebut ditargetkan agar bisa meningkatkan produksi padi dalam tiga kali panen setahun.  untuk produktivitas petani harus menggunakan teknologi. Mulai dari bibit padi dan Pupuk subsidi juga sudah diberikan. Kegiatan ini juga sekaligus menjalin silaturahmi antara petugas pertanian, kelompok tani maupun pihak TNI, dalam upaya mencapai swasembada pangan, terutama pencapaian peningkatan produksi padi

Dalam kesempatan itu PPL  mengajak dan menghimbau kepada para petani yang ada di desa Ngawen untuk memanfaatkan air yang ada yang dirasa cukup untuk menanam padi agar ketahanan pangan dapat terwujud dan kesejahteraan petani akan meningkat dengan hasil tanam tiga kali setahun. Apalagi sekarang ini pemerintah juga telah menggelontorkan berbagai macam bantuan mulai dari bibit, pupuk dan juga alat pertanian. Meski bantuan tak seluruhnya sesuai yang di harapkan tapi ini merupakan perhatian pemerintah kepada petani.

Sunaryo pemilih lahan menyampaikan bahwa dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan PPL para petani merasa senang. Para petani menjadi lebih semangat dalam mengolah lahan.  Sebab jika ada kendala yang terjadi para Babinsa dan PPL langsung terjun mengatasi permasalahan yang terjadi seperti kelangkaan pupuk dan lain sebagainya.  Dan juga dengan adanya pendampingan tersebut petani merasa diperhatikan dan juga sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam upaya mensejaterakan petani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *