​Paten Berbasis Online Memudahkan Laporan IMB dan Ijin Reklame

by -173 views


WONOSOBOZONE – Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis aplikasi online lebih memudahkan Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Wonosobo dalam mengintegrasikan dan membuat laporan data terkait perijinan di tingkat Kecamatan. Aplikasi yang baru diluncurkan pada Septembar 2016 dan dioperasionalkan pada awal tahun 2017 tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Menurut Kepala Bidang Perijinan Dinas PMPTSP, Tri Rahmawati, Paten Online tersebut diproyeksikan untuk memudahkan pihak kecamatan dalam membuat laporan perijinan terkait Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan ijin reklame. “Dulu pelaporan dari masing-masing kecamatan masih menggunakan system manual, antar jempur berkas perijinan sekaligus melakukan setoran biaya dari perijinan itu ke kantor kami. Namun sekarang pihak kecamatan tinggal melaporkan data ke kami via aplikasi. Jadi tidak perlu mondar-mondir membawa berkas perijinan,” terang Tri usai kegiatan pelaporan Paten yang melibatkan tenaga admin Paten Online Kecamatan se-Kabupaten, di Sekretariat Daerah Wonosobo. Selasa (22/8).
Selain memudahkan pelaporan dari kecamatan, Tri juga menyebut Paten online ditujukan untuk memudahkan warga dalam mengakses sekaligus mendaftar perijinan tanpa perlu datang ke kantor. Bahkan menurut Tri, hal tersebut juga membantu kinerja Dinas PMPTSP untuk melayani masyarakat secara optimal, mengingat Kabupaten Wonosobo memiliki penduduk yang cukup padat dengan tingkat pelayanan tinggi.  “Guna Paten online ini juga sebagai media informasi kegiatan di Kecamatan, untuk pengaduan masyarakat via internet atau masyarakat yang ingin memberikan laporan. Memang kami berupaya memudahkan masyarakat dengan membuat terobosan baru berupa Paten berbasis online di level Kecamatan. Mudah-mudahan Paten Online ini bermanfaat untuk masyarakat,” beber Tri.
Kemudahan dalam memberikan laporan Paten secara online juga diakui oleh Kasi Trantib Kecamatan Kalikajar yang juga menjadi penaggungjawab laporan perijinan, Catur Widada Hadi. Catur mengaku pihaknya tak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melaporkan hasil dari Paten secara manual. Namun menurut Catur, Ia masih tetap harus datang ke kantor Dinas PMPTSP untuk menyetorkan uang dari biaya Paten di Kecamatannya. “Akan lebih baik kalau ada rekening bank. Jadi untuk penyetoran uang juga bisa dilakukan dari jarak jauh, tanpa harus datang langsung ke kantor Dinas PMPTSP,” pungkas Catur. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *