Peserta Karnaval Pembangunan 2017 Diminta Tepati Waktu

by -12 views

WONOSOBOZONE – Total peserta karnaval pembangunan Tematik 2017, yang mencapai hampir 100 tim menuntut akurasi waktu agar even tahunan tersebut dapat berjalan lancar sesuai rencana. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, selaku koordinator utama acara mengimbau agar peserta bisa bersiap di titik start yang telah ditentukan di Jalan Tumenggung Jogonegoro, atau tepatnya di Depan Rumah Makan Wanaboga seawal mungkin. “Start karnaval kami tetapkan pada pukul 09.00 WIB tepat, sehingga ini agar menjadi perhatian bagi para peserta, jangan sampai sudah mendaftar tapi tidak dapat ikut karnaval karena terlambat datang,” tegas Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo, One Andang Wardoyo, saat ditemui seusai dialog interaktif di LPPL Radio Pesona FM, Rabu (16/8).

Sesuai rencana, karnaval yang bakal mengangkat tema Gelar Informasi Daerah 2017 pada Sabtu (19/8) tersebut, menurut Andang bakal menggunakan hampir seluruh ruas jalan utama Kota Wonosobo sepanjang lebih dari 2 kilometer, mulai dari Jalan T Jogonegoro, kemudian Jalan A.Yani, Jl. Diponegoro, hingga Jalan Sabuk Alu. Selain terkait waktu, dalam imbauannya Andang juga meminta agar peserta taat terhadap aturan yang telah disepakati bersama, khususnya perihal jumlah maksimal peserta. “Kami membagi peserta karnaval ini dalam beberapa zona, yaitu zona pertama bagi pejalan kaki, zona kedua yaitu sepeda angin, zona ketiga sepeda motor, dan zona keempat untuk mobil atau kendaraan roda 3,” beber Andang. Masing-masing zona tersebut, pihak panitia menurutnya membatasi jumlah personel maupun kendaraannya. Pejalan kaki, disebut Andang tidak boleh lebih dari 100 personel setiap tim, sementara sepeda motor maksimal 30 unit, dan kendaraan roda empat atau lebih dibatasi maksimal 3 unit saja per tim.

Pentingnya ketepatan waktu bagi para peserta juga ditegaskan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Bambang Sutejo. Bagi tim yang telah siap dan lengkap, menurut Bambang akan diberikan urutan awal pemberangkatan, demi mengefektifkan waktu. “Peserta kami harap sudah tiba di lokasi daerah persiapan (DP) masing-masing maksimal 15 menit sebelum waktu start, atau berarti jam 08.45 WIB,” tegas Bambang. Selain waktu start, Bambang juga menyebut batasan waktu yang mesti ditaati peserta adalah durasi untuk perform, atau menunjukkan kreasi penampilan tim di depan 2 panggung penilaian. “Karena ini juga kami nilai, maka peserta kami imbau untuk bisa menepati batas waktu perform, yaitu maksimal 120 detik, di depan panggung bayangan dan di depan panggung kehormatan,” terang Bambang. Perform yang melebihi batas waktu tersebut, ditegaskan Bambang bakal menerima konsekuensi diskualifikasi dari pihak panitia.

Sementara, untuk unsur penilaian kepada setiap tim peserta, Kepala Seksi Informasi Publik Diskominfo, Sri Fatonah menerangkan bahwa Juri bakal menerapkan kriteria meliputi Kreativitas/ Inovasi, Estetika/Keindahan, dan keseuaian materi/ Muatan isi yang diusung. “Karena temanya adalah Gelar Informasi Daerah, setiap peserta karnaval harus memenuhi unsur Informatif, Tidak mengandung SARA, serta memiliki nilai publikasi,” beber Fatonah. Peserta yang berhak atas penilaian tertinggi, dikatakan Fatonah adalah yang paling kreatif dan inovatif sehingga nantinya berhak atas penghargaan berupa Trophy Bupati Wonosobo, sertifikat, dan uang pembinaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *