Terlilit Hutang, Bambang nekat curi Sapi

by -222 views
WONOSOBOZONE – Pemelihara sapi asal Kelurahan Mlipak, Kec./Kab. Wonosobo, Suparman melaporkan kepada Polres Wonosobo bahwa pihaknya telah kehilangan seekor sapi yang telah ia rawat dalam beberapa bulan terakhir. Suparman mengaku dirinya tak menyangka atas hilangnya sapi yang ia pelihara milik Susiyono, warga Perum Purnamandala, Wonosobo. Pasalnya, pada Kamis malam (27/8) sekitar pukul 20.00 WIB, Suparman masih membersihkan kandang sapinya, dan pada keesokan harinya, Jum’at (28/7) ketika ia hendak memberi makan teryata sapi sudah sirna. “Setelah mengetahui sapi tidak ada di kandang, saya terlebih dahulu melapor sama pemilik sapi yang saya pelihara, yaitu Pak Susiyono yang kebetulan beliau juga seorang polisi. Setelah mendapat persetujuan sang pemilik, saya langsung melapor ke Polres Wonosobo,” ungkap Suparman ketika dihadirkan sebagai saksi dalam gelar perkara di lapangan Mapolres, Senin (7/8).
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Wonosobo menindak-lanjuti dengan melacak pelaku yang telah mencuri. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), AKP Edy Istanto, pihaknya bersama tim mendatangi sejumlah tempat penjualan sapi, salah satunya di Pasar Hewan Kabupaten Banjarnegara. Di pasar tersebut, kata Edy, Polres menemukan sapinya sekaligus memperoleh nama pelaku yang telah menjual sapi tersebut. Yaitu Bambang (nama samaran)  dan pacarnya, Hatimah. “Atas informasi dari Hatimah, pada hari Kamis (27/7) Hatimah di telepon Bambang untuk membantu mencarikan kendaraan pengangkut ternak dan diminta membawa kendaraan tersebut ke bunderan Sapen, Wonosobo. Kemudian pada hari Jumat (28/7) sekira pukul 03.00 Wib mobil tersebut telah mengangkut seekor sapi milik Bambang,” terangnya. Dari pengakuan Bambang kepada Hatimah, lanjut Edy, sapi tersebut diperoleh dari tersangka dengan inisial T yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) karena membantu pencurian. Sapi kemudian dibawa ke Banjarnegara untuk dijual. Setelah sapi terjual, Edy menyebut Hatimah menyerahkan uang penjualan kepada Bambang setelah dipotong sewa mobil. “Kami mengamankan satu ekor sapi jantan warna putih blawuk dan satu mobil Colt T 120 SS warna hitam yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksinya,” tandas Edy.

Sementara perihal motif pencurian, Bambang menyebut dirinya terlilit hutang yang sudah jatuh tempo. “Saya mencuri atas rekomendasi dari T yang juga pawang sapi. T juga membantu saya dalam melakukan aksi pencurian. Namun pacar saya benar-benar tidak turut terlibat dalam peristiwa ini,” urai Bambang.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Wonosobo, AKP Agus Priyono menyebut Bambang dikenai pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke-1 dan ke-4 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sedangkan untuk T, tambah Agus, masuk dalam DPO yang fotonya telah disebar di lingkup nasional. “Tersangka T ini merupakan residivis perkara pencurian. Dimana T telah menjalani 7 bulan kurungan di tahun 2006 dan tahun 2008 menjalani 7 bulan kurungan. T juga diketahui sering melakukan pencurian di kampungnya sendiri mulai dari alat elektronik hingga alat masak,” pungkas Agus. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *