Jadwal Berubah, Karnaval Pembangunan Mundur Sehari

by -60 views

WONOSOBOZONE – Jadwal kegiatan karnaval pembangunan tematik dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke-192 dan peringatan HUT RI ke-72, yang sedianya digelar pada Jumat (18/8) akhirnya diundur sehari, menjadi Sabtu (19/8). Hal itu, menurut Kepala Seksi Informasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Fatonah Ismangil menjadi kesepakatan bersama para peserta karnaval pembangunan. “Hampir seluruh peserta yang kami undang dalam rapat sosialisasi pada Rabu (26/7) lalu, menyatakan keberatan dengan jadwal awal dan meminta agar diundur, setidaknya sehari,” jelas Fatonah Ismangil ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/8).

Perubahan jadwal tersebut, menurut Fatonah tak lepas dari keinginan para peserta agar waktu karnaval tematik bisa lebih panjang. “Jadwal semula, yaitu hari Jumat dinilai para peserta kurang efektif karena durasi waktu yang disediakan yakni pukul 13.00-17.00 terlalu singkat dengan rute yang relatif pendek, sehingga tidak optimal untuk menunjukkan hasil kreasi yang akan ditampilkan kepada masyarakat,” lanjutnya. Pihak Dinas Komunikasi dan Informatika selaku koordinator kegiatan karnaval tematik diakui Fatonah berupaya mengakomodasi keinginan para peserta, dan telah berkomunikasi dengan sejumlah pemangku kebijakan di lingkup Pemkab Wonosobo. Bagi para peserta yang hendak turut berpartisipasi pada ajang gelar informasi daerah, atau karnaval tematik tersebut, Fatonah menegaskan bahwa waktu pendaftaran dibatasi sampai Selasa (8/8).

Karnaval tematik tahun 2017 yang memiliki tujuan untuk mengenalkan beragam hasil kinerja instansi pemerintah maupun swasta, prestasi sekolah, potensi unggulan daerah dan berbagai aktivitas kelompok maupun komunitas,  kepada warga masyarakat, menurut Fatonah akan mengakomodasi peserta yang terbagi menjadi tiga kategori yakni kategori instansi pemerintah maupun perusahan, kategori sekolah, dan ketegori umum. “Kami juga menggelar lomba untuk memilih peserta paling kreatif dan informatif baik dari sisi tampilan fisik maupun isi yang disajikan. Kami berharap konten yang ditampilkan dalam karnaval selain menarik juga informatif, hasil karya sendiri, memiliki nilai-nilai edukatif dan mampu menarik dan menghibur masyarakat,” tandasnya. Bagi peserta jalan kaki, yang bersepeda maupun bersepeda motor pun diberi ruang di karnaval kali ini. Bagi peserta dengan nilai tertinggi, panitia disebut Fatonah telah menyediakan hadiah menarik berupa uang pembinaan, trophy dan piagam.

“Kami memiliki misi yang harus tercapai melalui kegiatan ini, yakni misi dalam mengawal keterbukaan informasi publik, jadi materi yang disajikan benar-benar diorientasikan untuk memberikan informasi kepada masyarakat hal-hal yang memang pantas diketahui publik dan publik berhak tahu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *