Nikah tertunda gara – gara digigit ular berbisa

by -27 views

WONOSOBOZONE – Peristiwa naas tengah dialami Misar warga Dukuh Parakandawa RT 02 RW 04 Desa Kaliguwo Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Pasalnya belum lama ini kakinya di gigit ular saat sedang mencari rumput di Hutan untuk makanan hewan piaraan nya.

Kondisinya kini sangat memprihatinkan sebab kakinya membusuk setelah di gigit ular gading atau ular ijo itu.

Kondisi kaki MisarSelama yang membusuk akibat gigitan ular ijo

Selang satu hari, Misar baru saja dibawa ke Rumah Sakit Pembantu di Kaliwiro untuk dilakukan penanganan dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo agar mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Setelah tiga hari dirawat di RSI, Misar pun dibawa kembali ke rumah dengan kondisi masih belum sembuh total dan dengan kaki yang masih membusuk.

Dengan kondisi tersebut, kemungkinan Misar tidak bisa ikut merayakan hari raya Idul Fitri seperti biasanya bersilaturahmi ke sanak famili. Ia pun berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Desa agar kondisinya lekas membaik.

Padahal dalam waktu dekat, ia bersama tunangannya sudah akan merencanakan pernikahan. Namun karena musibah yang menimpa Misar, acara bahagia itu pun tertunda dan mau tidak mau tunangan nya yang bernama Ayuningsih itu harus menunggu kesembuhan sang calon suami. Ayu pun setia menemani Misar selama perawatan di Rumah Sakit.

Misar bersama tunangannya yang bernama Ayuningsih

Dilansir dari Wikipedia.org, Ular gadung merupakan jenis ular berbisa lemah yang tidak berbahaya dari suku Colubridae. Secara umum, di wilayah Indonesia barat ular ini disebut dengan nama ular pucuk. Nama-nama daerahnya di antaranya oray pucuk (Sd.), ula gadung (Jw.), dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Oriental whip-snake. Disebut ular gadung karena ular ini sepintas menyerupai pucuk tanaman gadung (Dioscorea hispida) yang hijau lampai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *