ASRI Wonosobo Gelar Ramadhan Berkah Erorejo dan Gunung Tawang

by -70 views

WONOSOBOZONE – Para penggiat lingkungan yang tergabung dalam Komunitas ASRI Wonosobo tak menghentikan aktifitas mereka di bulan Ramadhan ini. Selain tetap bergelut dengan upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, ASRI bahkan menambah kegiatan mereka dengan menggelar program Ramadhan Berkah. Ketua ASRI, Farida Astuti di sela kegiatan Ramdhan Berkah di Panti Rehabilitasi penderita gangguan jiwa (Psikotis) Ibu Utiyah, Desa Erorejo Kecamatan Wadaslintang, Minggu (18/6) petang menjelaskan, program tersebut diinisiasi pihaknya untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci. “Bentuknya adalah kami membantu meringankan beban Panti yang kini dihuni 160 orang penderita gangguan kejiwaan ini, dengan bantuan berbentuk sembako, alat kebersihan badan, serta beberapa baju pantas pakai,” beber Farida.

Sebelum ke Erorejo, Komunitas ASRI menurut Farida juga menyambangi Pondok Pesantren Darul Qur’an Gunung Tawang, Selomerto. Di pondok yang juga merupakan rumah bagi 13 anak yatim tersebut, ASRI berbagi kebutuhan pokok untuk anak-anak. “Rumah Yatim Gunung Tawang menjadi perhatian kami karena anak-anak yang diasuh di sana masih berusia SD bahkan ada yang balita,” tutur Farida. Pihaknya berharap adanya kepedulian anggota ASRI kepada para penyandang masalah kesejahteraan sosial tersebut bisa memberikan manfaat, khususnya untuk meringankan beban pihak pengelola panti selama bulan ramadhan. “Bantuan yang diberikan ini sepenuhnya merupakan donasi dari anggota ASRI, baik itu berupa barang maupun uang, karena kami di komunitas ini juga ingin meriah keberkahan bulan suci Ramadhan,” tandasnya.

Di setiap panti yang menjadi lokasi bakti sosial, Farida bersama para anggota ASRI juga senantiasa berupaya menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Selain itu, mereka juga memberikan contoh kecil bagaimana mengelola sampah-sampah yang dihasilkan panti, sehingga bisa memberikan nilai ekonomi. Sampah plastik seperti bekas kemasan air minum, yang selama ini sekedar dibuang di tempat sampah, menurut Farida bisa dikumpulkan, dan dijual kembali atau diolah menjadi barang-barang bernilai jual tinggi. “Semoga apa yang kami lakukan ini mampu menumbuhkan kesadaran bagi para pengelola maupun penghuni panti untuk peduli terhadap lingkungan mereka,” pungkas Farida.

(Kontributor Berita : Astuti Farida – Ketua Komunitas ASRI Wonosobo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *