KPK KUNJUNGI BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

by -20 views

WONOSOBOZONE – Menindaklanjuti komitmen bersama yang dilakukan Gubernur, Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah tentang pencegahan korupsi, yang ditandatangi bulan Oktober 2016, dan ditindak lanjuti dengan penyusunan rencana aksi program pencegahan korupsi oleh Bupati/Walikota se-Jawa Tengah di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir tahun 2016. KPK mengunjungi Kabupaten Wonosobo untuk melihat bagaimana rencana aksi tersebut telah dilaksanakan, Rabu (14/6).

Saat mengunjungi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Wonosobo, Muhamad Najib Wahito, dari Unit Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK menyampaikan bahwa dari rencana aksi yang telah disepakatai bersama ada 4 hal pokok/besarnya yang terkait dengan Perencanaan anggaran, Pengadaan barang dan jasa, Perijinan dan penguatan Adkip yang dilaksanakan Inspektorat. Selain keempat hal tersebut yang perlu diperhatikan dan dikuatkan adalah soal integritas, misalnya kepatuhan LKHPN dan pengelolaan Grativikasi.

Dan dari pengamatan KPK, Najib, menyampaikan secara garis besar target-target yang ditetapkan dalam rencana aksi sudah tercapai, Cuma mungkin ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti pelaksanaan aplikasi E-Planning, tetapi itu mungkin perlu waktu dalam implementasinya. Mengintegrasikan perencanaan atau E-Planning yang ada di Bappeda dengan E-Budgetting yang ada di DPPKAD,”kenapa harus diintegrasikan, karena untuk mengurangi potensi intervensi dalam proses penyusunan APBD”imbuh Najib.

Hal lain yang menjadi catatan atau rekomendasi KPK adalah semua hal yang terkait soal perijinan harusnya dilimpahkan ke Dinas Perijinan Terpadu Satu Pintu. Dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo juga perlu segera mendefinitifkan Kepala Dinas Perijinan,”karena sekarang belum definitif, itu akan berpengaruh terhadap pelayanan bagi pemohon Perijinan”ungkap Najib. Dan untuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa juga perlu penguatan, karena bagian Pengadaan barang dan jasa sangat berpotensi terhadap intervensi. Najib juga menyampaikan bahwa rekomendasi yang diberikan oleh KPK kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo, semua untuk kelancaran dalam mencegah terjadinya tindakan korupsi.

Sementara Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo, saat mendampingi KPK menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPK yang telah memberikan rekomendasi bagi Kabupaten Wonosobo, sehingga itu bisa dijadikan pijakan untuk mencegah terjadinya korupsi. Agus juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan terus berusaha dan menguatkan sumber daya manusia agar jujur dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Karena dengan kejujuran dan profesionalitas yang dimiliki akan berdampak pada pelayanan yang baik kepada masyarakat dan kemajuan Kabupaten Wonosobo.

Usai menerima kunjungan dari KPK, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Wonosobo, Tri Antoro, menyampaikan bahwa kunjungan dari KPK merupakan suatu hal yang bisa dijadikan sebagai pelecut dan semangat untuk bekerja dengan kejujuran.”terima kasih masukan dan evaluasi dari KPK, hal tersebut bisa dijadikan acuan dalam bekerja agar menjadi lebih baik lagi” ungkap Tri Antoro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *